> >

Pengamat Menilai Kelompok MIT Terus Usaha Buktikan Eksistensinya

Sapa indonesia | 3 Desember 2020, 00:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Aksi pembunuhan keji yang terjadi di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu kini berujung pada perburuan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur, MIT pimpinan Ali Kalora.

Pemerintah memastikan akan menghukum Ali Kalora apapun caranya.

Pemerintah menegaskan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur, MIT, pimpinan Ali Kalora bukan sebuah gerakan keagamaan.

Pemerintah meyakini aksi kelompok Ali Kalora sebagai kelompok kejahatan yang telah menewaskan satu keluarga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada 27 November lalu.

Kini pemerintah menugaskan satuan tugas Tinombala untuk memburu kelompok MIT.

Pengejaran dilakukan di wilayah pegunungan Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Sementara itu, pengamat terorisme menilai kendala operasi Tinombala bukan karena sulitnya medan melainkan konsistensi kelompok MIT dalam menebar teror.

Sudah sejauh mana, perburuan kelompok teroris Ali Kalora oleh Satgas Tinombala di Pegunungan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah?

Apa yang menyebabkan Satgas Kesulitan mencari dan menaklukan kelompok ini?

Kami membahasnya hal ini bersama Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah, Komisaris Besar Polisi Didik Supranoto.

Serta pengamat terorisme dari Universitas Indonesia, Ridwan Habib.

 

Penulis : Dea-Davina

Sumber : Kompas TV


TERBARU