> >

Rapid Test Pengungsi Merapi, 9 Orang Reaktif!

Berita kompas tv | 9 November 2020, 13:03 WIB

MAGELANG, KOMPAS.TV - Jumlah pengungsi siaga gunung merapi di wilayah Magelang, Jawa Tengah, terus bertambah.

Hingga Minggu sore, jumlah pengungsi sudah mencapai lebih dari 750 jiwa.

Warga yang mengungsi juga terpantau di sejumlah daerah di sekitar Gunung Merapi, seperti Klaten dan Sleman, Jawa Tengah.

Status Gunung Merapi yang siaga, memaksa warga di sekitarnya untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di Magelang, Jawa Tengah, tercatat ada sebanyak 767 pengungsi, yang berasal dari 4 desa.

Para pengungsi didominasi kelompok rentan, seperti orang lanjut usia dan anak-anak. Para pengungsi menempati 9 titik posko pengungsian yang telah disediakan.

Untuk mencegah penularan covid-19, para pengungsi harus menjalani rapid test atau tes cepat sebelum menempati posko pengungsian. Dari hasil tes, didapati 9 pengungsi reaktif dan 4 di antaranya memiliki penyakit penyerta, sehingga harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

sementara pada minggu malam, sebanyak 71 warga dari desa balerante, klaten, mulai mengungsi di balai desa. Warga yang mengungsi diprioritaskan yang lansia, anak balita, dan ibu hamil.

Karena keterbatasan tempat, para pengungsi dikumpulkan dalam satu ruangan, dengan garis pembatas.

Pihak BPBD juga menyiapkan bangunan sekolah dasar sebagai tempat pengungsian.

Dengan adanya peraturan jaga jarak saat pandemi, kapasitas tempat pengungsian menjadi terbatas.

Untuk mengatasinya, pihak BPBD berencana memanfaatkan halaman sekolah.

133 warga masih bertahan di barak pengungsi Balai Desa Glagaharjo, Sleman, Yogyakarta, yang berjarak 12 kilometer dari puncak merapi.

Untuk mengingatkan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19, aparat polisi terus berkeliling ke tiap bilik pengungsi.

Pemerintah Kabupaten Sleman juga berupaya melengkapi kebutuhan para pengungsi. Salah satunya dengan menambah pasokan air bersih, yang menjadi kebutuhan utama.

Ada dua tempat penampungan air yang disediakan, masing-masing berkapasitas 2.200 liter.

Penulis : Aleksandra-Nugroho

Sumber : Kompas TV


TERBARU