> >

Gerakan Ekonomi Sirkular Atasi Persoalan Sampah Plastik

Berita kompas tv | 18 Oktober 2020, 18:04 WIB

KOMPAS.TV - Persoalan sampah ternyata tidak hanya dihadapi warga perkotaan, kawasan pariwisata seperti pulau komodo pun menghadapi hal yang sama. Setiap hari, hampir 10 ton sampah dikumpulkan dari kawasan pulau hingga di perairan sekitar pulau.

Salah satu produsen air mineral di indonesia bersama dengan Indonesia waste platform dan asosiasi daur ulang plastik Indonesia, atau adupi, turut ambil bagian dalam gerakan ekonomi sirkular pulau komodo.

Dalam gerakan ini, ketiga instansi ini akan memberikan solusi terbaik untuk mengatasi persoalan sampah plastik di desa komodo.

Dalam gerakan ini, indonesia waste platform yang merupakan penggagas, bertugas melakukan edukasi kepada masyarakat yang ada di desa komodo.

Setelah dikumpulkan dan dipilah , sampah berbahan plastik PET seperti botol ataupun galon sekali pakai akan dikirim ke industri daur ulang agar dapat diolah menjadi barang komoditas ekonomi.

Gerakan ekonomi sirkular ini juga menjadi wujud komitmen perusahaan air mineral dalam menjaga lingkungan .

Berjuang bersama adalah langkah paling efektif dalam menghadapi isu-isu lingkungan hidup, seperti persoalan sampah plastik. Masyarakat desa komodo pun turut menjadi agen perubahan yang akan membantu kesuksesan gerakan ekonomi sirkular ini.
 

Penulis : Aleksandra-Nugroho

Sumber : Kompas TV


TERBARU