> >

Mahfud MD Beri Satu Minggu bagi TGPF Susun Hasil Penyelidikan Kasus Penembakan Pendeta

Berita kompas tv | 13 Oktober 2020, 23:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Menko Polhukam, Mahfud MD menerima laporan hasil penyelidikan tim gabungan pencari fakta dalam kasus penembakan pendeta di Intan Jaya Papua.

Mahfud mengapresiasi kinerja TGPF yang berhasil meyakinkan keluarga korban untuk menjadi saksi dan mengizinkan proses otopsi jenazah Pendeta Yeremia.

Mahfud MD menyebut keluarga Pendeta korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata memberi syarat jika proses otopsi terhadap jenazah Pendeta Yeremia harus disaksikan oleh perwakilah Gereja, Tokoh Masyarakat dan TGPF.

Mahfud menyebut jika proses otopsi diperlukan untuk kepentingan bukti di pengadilan.

Mahfud juga memberikan waktu satu minggu untuk TGPF menyusun hasil penyelidikan secara rinci.

Sementara, ketua TGPF Intan Jaya Benny Mamoto menyebut jika sudah mengumpulkan data dan informasi lapangan melalui olah TKP serta berhasil mewawancarai 25 orang saksi termasuk keluarga Pendeta Yeremia yang awalnya sangat tertutup atas peristiwa penembakan ini.

Penulis : Dea-Davina

Sumber : Kompas TV


TERBARU