> >

REVIEW IKAN CENG CUAN | Makanan Khas Tahun Baru Imlek di Tangerang

Cerita rasa | 26 Januari 2020, 13:00 WIB

Tidak banyak orang yang tau bahwa kaum Tionghoa di Tangerang sudah hadir sejak tahun 1407. Kaum Tionghoa hidup berdampingan dengan orang asli Tangerang selama berabad-abad hingga sekarang. Rekam jejak kaum peranakan Tionghoa Tangerang dapat disimak di Museum Benteng Heritage merupakan hasil restorasi sebuah bangunan berasitektur tradisional Tionghoa yang menurut perkiraan dibangun pada pertengahan abad 17. Tindakan restorasi ini berbekal pada kesadaran akan pentingnya melestarikan peninggalan sejarah dari setiap budaya dan tradisi yang ada di Bumi Persada Nusantara. Di Museum ini Anda akan menemukan banyak hal-hal unik di balik sejarah kehidupan etnik Tionghoa serta berbagai artefak yang menjadi saksi bisu kehidupan masa lalu.

Setelah keliling Museum Benteng Heritage Benoe kemudian akan mencicipi menu khas pada saat tahun baru Imlek yang berada di Museum ini. Menu itu disebut Ikan Ceng Cuan. Kuliner Ikan Ceng Cuan adalah makanan etnis Cina Benteng sejak tahun 1.500. Kuliner ini dimasak menggunakan ikan bernama samge.

Ikan samge sendiri adalah ikan yang hidup di laut. Ikan Ceng Cuan tergolong bukan makanan yang istimewa dalam kebudayaan Cina Benteng. Selain ikan samge, Ikan Ceng Cuan ternyata bisa digantikan dengan ikan lain. Penggunaan ikan bandeng yang tergolong mewah sebagai bahan Ikan Ceng Cuan. Kuliner Ikan Ceng Cuan berbahan ikan samge, bawang putih, cabe merah, jahe, tauco, minyak wijen, minyak ikan, seledri, dan kecap manis. Secara tampilan, ikan samge ditaburi dengan irisan cabe merah, seledri, dan tumisan bawang putih. Kuah Ikan Ceng Cuan berwarna kecoklatan. Cara masaknya, ikan samge digoreng sebentar. Kemudian dicampur dengan tumisan, kecap manis, tauco dan bahan-bahan supaya bumbunya meresap.
 

 

Penulis : Krisna-Aditomo

Sumber : Kompas TV


TERBARU