> >

Detik-Detik Tambang Longsor di Myanmar. Ratusan Tewas.

Cerita indonesia | 3 Juli 2020, 01:34 WIB

MYANMAR, KOMPAS.TV - Lebih dari 100 orang meninggal dunia dalam musibah tanah longsor di sebuah penambangan batu giok di Kota Hpakant, Negara Bagian Kachin, Myanmar, Kamis (02/07/2020). 

Dilansir Kompas.com, Tanah longsor terjadi dipicu hujan deras di wilayah Negara Bagian Kachin, di wilayah Myanmar Utara. Saat hujan deras turun itulah, para penambang masih bekerja.

"Para penambang akhirnya tertimbun longsor. Total 113 mayat telah ditemukan sejauh ini," bunyi pernyataan departemen pemadam kebakaran Myanmar sebagaimana dilansir dari AFP

Tim penyelamat sepanjang Kamis pagi berusaha mengevakuasi mayat korban dari lumpur akibat tanah longsor. Mereka menarik jenazah ke permukaan dengan ban sebagai rakit darurat. 

Pihak kepolisian menambahkan para penambang tidak mengindahkan larangan menambang di tempat berbahaya tersebut. Tanah longsor di kawasan tersebut biasa terjadi, terutama ketika curah hujan sedang tinggi. 

Polisi menambahkan jumlah korban mungkin lebih banyak jika pihak berwenang tidak memperingatkan penambang untuk menjauh dari lokasi tambang sehari sebelumnya. Tambang batu giok yang terbuka membuat area di Hpakant tersebut seperti wilayah berkawah yang luas.

Pada tahun 2015 pernah terjadi longsor besar yang menyebabkan lebih dari 100 orang tewas. Tahun lalu, tanah longsor juga terjadi dan menimbun 50 orang.

Myanmar merupakan salah satu penghasil batu giok terbesar di dunia. Negara ini melayani pembeli terbesarnya yaitu Tiongkok.

Penulis : aryo-bimo

Sumber : Kompas TV


TERBARU