> >

Belum Diizinkan Buka, Begini Kondisi Sejumlah Pasar Non-Pangan di Jakarta

News vlog | 14 Juni 2020, 15:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejak pemberlakuan PSBB transisi di Jakarta pada tanggal 4 Juni 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menegaskan jika pusat perbelanjaan (mal) dan pasar non pangan baru boleh beroperasi kembali mulai 15 Juni 2020.

Menilik dari pernyataan Gubernur Anies Baswedan yang menyebutkan jika pasar non-pangan termasuk ke dalam sektor yang diminta untuk beroperasi pada 15 Juni 2020, Jurnalis Kompas TV Anjani dan Fransiska tergerak untuk melihat kondisi pasar di lapangan.

Sejumlah pasar yang menjadi sorotan ialah Pasar Matraman Kebon Kosong, Pasar Tanah Abang dan Pasar Palmerah.

Temuan di lapangan ternyata banyak pedagang non-pangan yang tidak mengindahkan instrtuksi dari Gubernur DKI Jakarta.

Tampak berjejer sejumlah toko pakaian, toko elektronik, salon, toko sepatu, toko perlengkapan sekolah hingga toko emas yang masih buka di dalam pasar. Selain itu, banyak juga pedagang dan pembeli yang tidak menerapkan protokol kesehatan. 

Hal ini sangat mengkhawatirkan karena Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APSINDO) mencatat ada 64 pasar tradisional di seluruh Indonesia yang pedagangnya terinfeksi corona.

Terkait maraknya kasus positif virus corona di lingkungan pasar yang terus meningkat, APSINDO bahkan turut menginstruksikan kepada para pedagang di seluruh Indonesia untuk menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus corona.

Sementara itu, Gubernur Anies Baswedan juga sudah menegaskan jika keberhasilan PSBB transisi ini adalah dari ketaatan warganya. Jika warganya mau patuh dan bersabar sedikit lagi saja, maka PSBB transisi ini tentu akan berhasil dan penularan penyebaran corona dapat lebih terkendali.

Lantas jika temuan yang didapatkan di lapangan seperti ini, akankah keberhasilan PSBB ini dapat tercapai?  

Berikut liputan selengkapnya...

Penulis : Anjani-Nur-Permatasari

Sumber : Kompas TV


TERBARU