> >

Hindari Corona "Suku Anak Dalam" Mengungsi ke Hutan

Cerita indonesia | 20 Mei 2020, 16:31 WIB

JAMBI, KOMPASTV - Ratusan suku anak dalam di desa Dwi Karya Bakti kecamatan Pelepat kabupaten Bungo mengungsi ke dalam hutan menghindari penyebaran wabah virus corona.

Pandemi covid-19 yang melanda Provinsi Jambi sangat di rasakan warga terutama suku anak dalam yang berada di Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo terpaksa mengungsi ke dalam hutan guna menghindari wabah virus corona.

Ratusan orang rimba yang terdiri dari 35 kepala keluarga sudah satu bulan mengungsi ke hutan dengan peralatan yang seadanya bahkan sumber makanan juga sedikit untuk bertahan di dalam hutan.

Mengungsi ini merupakan salah satu upaya suku anak dalam mencegah penyebaran covid-19 bahkan sudah satu bulan mereka mengungsi ke hutan sebagian mengungsi di kebun sawit milik warga.

Lokasi tempat mengungsi hanya mengunakan terpal tanpa dinding apabila hujan datang kedinginan terutama anak-anak yang masih balita.

Sedangkan  rumah tempat tingal meraka kosong dan di kunci beberapa orang saja yang ada di rumah untuk berjaga.

Selain itu usaha  berkebun juga terpkasa berhenti lantaran tengkulak yang biasa membeli hasil kebun tidak lagi menerima akibat wabah virus corona.

Untuk bertahan hidup sementara suku anak dalam  mendapat bantuan dari warga desa lain dan bantuan paket sembako dari Baznas dan Pundi Sumatera Jambi.

Suku anak dalam  berharap pandemi covid-19 cepat selesai sehingga bisa beraktifitas seperti biasa, berkumpul keluarga di rumah dan hasil berburu dan kebun bisa di jual lagi ke tengkulak kebun.

Penulis : Theo-Reza

Sumber : Kompas TV


TERBARU