> >

Warga Tolak Karantina WNI di Natuna, Panglima: Lokasi Jauh dari Penduduk

Cerita indonesia | 1 Februari 2020, 22:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Panglima TNI Marsekal hadi Tjahjanto menyatakan lokasi karantina bagi WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, akan jauh dari permukiman penduduk. Para WNI yang dievakuasi akan dikarantina di Pangkalan Militer Natuna, yang berjarak lebih dari 6 KM dari rumah penduduk.

"Protokol kesehatan di antaranya yang kami harus penuhi, kami memiliki tempat isolasi yang jauh dari penduduk dan yang terbaik dan terpilih adalah wilayah Natuna," ujar Hadi saat pelepasan tim evakuasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Sabtu (1/2/2020).

Sebanyak 250 WNI akan segera pulang ke Indonesia setelah tim evakuasi resmi diberangkatkan hari Sabtu (01/2/2020). Setibanya di Indonesia, WNI dari Provinsi Hubei akan dikarantina terlebih dahulu di Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, untuk mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan. Karantina ini dilakukan untuk memastikan kesehatan para WNI sebelum akhirnya mereka akan bertemu keluarga.

Kabar ini ternyata mendapat reaksi penolakan dari warga Natuna, yang tidak ingin wilayah mereka menjadi lokasi karantina.

Baca Juga: Protes Warga Natuna Terkait Penolakan WNI dari China Masih Berlanjut

#viruscorona #natuna #evakuasi #WNI

Penulis : Laura-Elvina

Sumber : Kompas TV


TERBARU