> >

Plus Minus Bayar Pakai Pay Later

Sinau | 11 November 2021, 19:27 WIB

KOMPAS.TV- Belanja online kini semakin dikenal, dan digemari masyarakat. Pada beberapa toko online juga menyediakan promo menarik dan harga yang lebih miring. Setiap marketplace juga semakin melengkapi fitur-fiturnya. Agar bersaing satu dengan yang lainnya, supaya lebih disukai dan digunakan masyarakat untuk berbelanja. Salah satu fiturnya adalah pay later. Konsep pay later  ini hampir mirip dengan kartu kredit. Perusahaan digital akan menalangi pembayaran. Kemudian konsumen akan membayar sesuai tanggal jatuh tempo.

Melansir Kompas.com pay later memberikan kemudahan ketika belanja online. Keuntungan lainnya, proses pendaftaran pay later lebih mudah dan cepat. Tidak  seperti permohonan pembuatan kartu kredit di lembaga perbankan. Efek buruknya adalah rentan terjadi pemborosan.

Selain itu juga berisiko terjadi kebocoran data pribadi. Ada sebuah tips dari OJK mengenai paylater ini, adalah untuk membatasi nilai pinjaman dengan kemampuan untuk membayar. Kemudian pahami aturan mengenai jatuh tempo dan denda pinjaman.  

Baca Juga: Terungkap, Rata-rata Orang Indonesia Habiskan Rp 500 Ribu untuk Belanja Online di Tanggal Kembar

https://www.kompas.tv/article/226611/terungkap-rata-rata-orang-indonesia-habiskan-rp-500-ribu-untuk-belanja-online-di-tanggal-kembar 

Grafis : Arief Rahman

Penulis : Sunbhio-Pratama

Sumber : diolah dari berbagai sumber


TERBARU