> >

Ondel-ondel, Seni yang Kehilangan "Panggung"?

Orang-orang jakarta (web series) | 9 Februari 2018, 15:00 WIB

Kalau bicara soal ondel-ondel, apa yang ada di benakmu? Pasti boneka besar dengan tinggi sekitar 2,5 meter berjumlah 2 buah. 

Boneka laki-laki ditandai dengan wajah merah yang mempunyai kumis tebal, sedangkan boneka perempuan ditandai dengan wajah berwarna putih. Keduanya digerakkan oleh orang yang ‘rela’ masuk ke dalam boneka sehingga si boneka terlihat menari dengan diiringi musik ala Betawi.

Ondel kerap dimainkan dan dipakai untuk berbagai acara, mulai dari mengarak pengantin, peresmian kantor, pawai budaya, dan sebagainya.

Namun kini, fungsinya kian bergeser. Pertunjukan kesenian ondel-ondel tak hanya bisa dinikmati pada waktu tertentu saja. Setiap saat, masyarakat dapat menyaksikan barungan ondel-ondel di sejumlah ruas jalan, khususnya Ibu Kota Jakarta. Benarkah ondel-ondel dianggap sebagai seni yang kehilangan "panggungnya"?

Nonton series dokumenter Orang-Orang Jakarta: Seni yang Kehilangan "Panggung" dalam video berikut!

Penulis : edika ipelona Editor : Dian-Septina

Sumber : Kompas TV


TERBARU