> >

Cerita Warga Yang Pernah Terinfeksi Covid-19 Sebelum & Setelah Divaksin, Ini Perbedaanya!!

Cerita indonesia | 24 Juli 2021, 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pandemi Covid-19 masih belum terkendali. Tingginya angka persebaran membuat virus ini sulit untuk dibasmi.

Bahkan, dalam beberapa kasus, beberapa orang pernah mengalami terinfeksi Covid-19 lebih dari satu kali. Salah satunya adalah Adharta Ongkosaputra.

Adharta mengaku, sebelum vaksin Covid-19 ditemukan, dirinya pernah terinfeksi Covid-19 pada tahun 2020 lalu dengan gejala. 

Setelah menjadi penyintas, ia kemudian mendapatkan vaksin dari pemerintah.

Tak lama setelah divaksin, Adharta kembali terserang Covid-19 untuk kedua kalinya.

Meski demikian, saat terserang Covid-19 untuk kedua kalinya, gejala yang dirasakan lebih ringan. 

“Yang kedua kalinya ini boleh dibilang tidak terlalu berat, tidak terlalu parah, biasa ya kehilangan penciuman, perasa, tapi tidak sampai terlalu fatal”, ungkap Adharta saat berbagi cerita di dalam forum World Vaccine Update (19/7).

Baca Juga: Capaian Vaksinasi Baru 43 Persen, Stok Vaksin di Kota Malang Habis

Menurutnya, perbedaan gejala ini dapat dipengaruhi oleh dua hal, yakni statusnya sebagai penyintas dan sebagai orang yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

“Saya rasa ini penyebabnya adalah karena pertama saya penyintas, kedua saya sudah divaksin. Jadi dengan divaksin itu, kita paling tidak lebih ringan dampaknya”, ungkap Adharta saat berbagi cerita dalam forum tersebut.

Meski seseorang sudah mendapatkan vaksin, tidak ada jaminan bagi orang tersebut akan terbebas dari Covid-19.

Namun demikian, vaksin dapat berfungsi untuk mengurangi gejala yang dirasakan oleh para penderita.

Penulis : Abdur-Rahim

Sumber : Kompas TV


TERBARU