> >

Alih Paksa Penerbangan untuk Tangkap Aktivis, UNI Eropa Beri Sanksi ke Belarus

Internasional | 25 Mei 2021, 14:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Para pemimpin Uni Eropa menyetujui serangkaian sanksi terhadap Belarus, termasuk larangan penggunaan wilayah udara.

Tindakan itu dilakukan atas pengalihan paksa jet penumpang Ryanair untuk menangkap seorang aktivis yang terbang di antara dua negara UE.

“akan menerapkan langkah-langkah untuk melarang terbang berlebih di wilayah udara UE dan menolak akses ke bandara, bandara UE ke pesawat Belarusia,”ujar presiden Komisi Uni Eropa Ursula Von der Leyen

Dalam konferensi persnya, Ursula von der Leyen berulang kali menyebut tindakan itu sebagai 'highjacking' dan menuntut pembebasan segera Raman Pratasevich, yang merupakan musuh utama Presiden Belarusia yang otoriter Alexander Lukashenko.

Para pemimpin Uni Eropa juga memutuskan untuk menjatuhkan sanksi individu pada pejabat yang terkait dengan operasi tersebut dan meminta Organisasi Penerbangan Sipil Internasional untuk memulai penyelidikan.

Sebelumnya, Belarusia diketahui memakasa pesawat Ryanair untuk mendarat di ibu kota mereka agar  dapat menangkap Roman Protasevich saat pesawat tersebut sedang dalam perjalanan dari Athena, Yunan menuju Lithuania.

Pihak Ryanair mengatakan bahwa awak mereka diberitahu oleh kru Menara pengawas di Minsk untuk segera mendarat karena ada ancaman.

Video Editor: Lisa Nurjanah

Penulis : Theo-Reza

Sumber : Kompas TV


TERBARU