> >

Mendag Klarifikasi Pernyataan Jokowi Soal Bipang, Hingga Minta Maaf Karena Terjadi Kesalahpahaman

Cerita indonesia | 8 Mei 2021, 17:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ramai diperbincangkan netizen terkait Bipang Ambawang yang dibicarakan Jokowi dalam pidatonya di acara Kementerian Perdagangan, Mendag angkat bicara.

Dalam acara peringatan bangga dengan produk lokal, Jokowi dalam pidatonya mengajak masyarakat untuk membalas rindu panganan daerah yang bisa dipesan lewat online. 

“Yang rindu kuliner khas daerah atau yang baisanya mudik bawa oleh-oleh tidak perlu ragu pesan secara online yang rindu gudeg Yogja, siomay Bandung, pempek Palembang, bipang Ambawang dan lain-lain tinggal pesan.”kata Jokowi. 

Berkaitan dengan itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan beberapa hal terkait pernyataan Jokowi tersebut.

“Berkaitan dengan bipang Ambawang, kita melihat dalam konteks keseluruhan pernyataan bapak presiden ada dalam video, mengajak masyarakat Indonesia mengajak mencintai dan membeli produk lokal, pernyataan tersebut ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Yang terdiri dari beragam suku budaya agama, yang memiliki keragaman khas kuliner.”jelas Lutfi.

Kuliner yang disebutkan Presiden untuk promosi kuliner nusantara. 

Tentu kuliner itu dikonsumsi disukai oleh berbagai kelompok masyarakat yang juga beragam. 

Meski begitu Lutfi meminta maaf jika terjadi kesalahpahaman hingga ramai di media sosial pembahasan terkait bipang tersebut.

“Kami dari kementerian perdagangan selaku penanggungjawab dari acara itu, tidak ada maksud apapun. Kami mohon maaf jika ada kesalahpahaman. Niat kami hanya ingin kita semua bangga akan produk dalam negeri dan kuliner Indonesia.”ujar Lutfi. 

Video Editor: Vila
 

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV


TERBARU