> >

Top3News: Kapolda Metro Jaya Minta Maaf, Pangdam Jaya Minta Prajurit Tahan Diri, SBY Sebut Moeldoko

Top 3 news | 25 Februari 2021, 22:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah peristiwa penting terjadi pada hari ini, dan jadi sorotan publik, telah kami rangkum dalam Top 3 News, Kamis (25/02/2021).

Kapolda Metro Jaya Meminta Maaf | Pangdam Jaya Imbau Prajuritnya Tidak Terprovokasi | SBY Sebut Moeldoko Terlibat Kudeta Parta Demokrat

1. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, meminta maaf atas peristiwa penembakan yang terjadi di salah satu kafe, di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021) subuh. Kapolda Metro Jaya berjanji akan menindak tegas pelaku, atas kelalaiannya sebagai anggota polisi. Saat ini, tersangka Brigadir Kepala CS sudah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Propam Polda Metro Jaya dan akan menjalani sidang kode etik, hingga statusnya dinyatakan tidak layak untuk menjadi anggota Polri.

2. Terkait kasus penembakan oleh anggota polisi yang menewaskan satu orang anggota TNI Angkatan Darat, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meminta agar anggotanya tidak terprovokasi hingga mengganggu stabilitas keamanan. Kodam Jaya juga berencana melakukan patroli bersama dengan polisi, untuk mencegah terjadinya tindakan tidak disiplin dari anggota.

3. Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, menyebut ada keterlibatan Kepala Staf Presiden Moeldoko, dalam apa yang disebutnya sebagai gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. SBY mengatakan apa yang dilakukan Moeldoko akan merugikan nama Presiden Joko Widodo.

Video Editor: Lisa Nurjannah


 

Penulis : aryo-bimo

Sumber : Kompas TV


TERBARU