> >

7 Negara Gelar Demo Protes Presiden Macron, Ada Turki Hingga Pakistan

Internasional | 31 Oktober 2020, 13:34 WIB

KOMPAS.TV – Sekitar 7 negara mengajukan protes hingga puluhan ribu orang turun ke jalan, protes atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron. 
Macron diprotes karena mengeluarkan izin atas publikasi karikatur Nabi Muhammad.

ITALIA
Sekitar 300 orang dari Komunitas Muslim Bengali di Roma berkumpul pada hari Jumat di sebuah alun-alun dekat Kedutaan Besar Prancis di Italia.
Mereka mengutuk pembunuhan di Nice, tetapi juga mengecam presiden Prancis terhadap undang-undang sekuler yang mengizinkan karikatur Nabi Muhammad.
 

PAKISTAN
Ribuan Muslim di Pakistan turun dari layanan doa untuk bergabung dalam protes anti-Prancis pada hari Jumat (30/10/2020).
Demonstrasi di ibu kota Pakistan, Islamabad, berubah menjadi kekerasan ketika sekitar 2.000 orang yang mencoba berbaris menuju Kedutaan Besar Prancis didorong mundur oleh polisi.
 

TURKI
Para jemaah di Istanbul memadati masjid Syiah setelah salat Jumat, dengan beberapa dari mereka meneriakkan slogan-slogan agama dan memegang tanda-tanda yang mengejek Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Para pengunjuk rasa membakar tanda dan poster dengan wajah Macron di atasnya dan meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

LEBANON
Di Lebanon, beberapa ratus demonstran mengadakan protes yang diserukan oleh partai Islam Sunni, Hizbul Tahrir, terhadap kartun Nabi Muhammad dalam bahasa Prancis.
Keamanan sangat ketat di ibu kota, dan pengunjuk rasa dicegah agar tidak mendekat.


AFGANISTAN
Puluhan ribu Muslim di Afghanistan memprotes Presiden Prancis atas dukungannya terhadap undang-undang sekuler yang menganggap karikatur Nabi Muhammad dilindungi oleh kebebasan berbicara.
Di ibu kota Kabul, ribuan orang turun ke jalan meminta pemerintah untuk memutuskan hubungan dengan Prancis.
INDIA
Ratusan Muslim berpartisipasi dalam prosesi di kota Hyderabad di India Selatan pada hari Jumat membawa bendera dan memainkan musik keras untuk menandai hari lahir Nabi Muhammad.
Beberapa peserta dalam prosesi mengambil poster Presiden Prancis Emmanuel Macron dan memukulnya dengan sandal.


BANGLADESH
Aktivis berbaris di ibu kota Bangladesh, Dhaka, pada hari Jumat setelah sumpah presiden Prancis untuk melindungi hak atas karikatur Nabi Muhammad terus mengguncang dunia Muslim.
Para pengunjuk rasa membakar patung Presiden Prancis Emmanuel Macron selama pawai.
Selama sepekan terakhir, protes dan seruan untuk memboikot produk Prancis telah menyebar dengan cepat dari Bangladesh ke Pakistan hingga Kuwait.

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV


TERBARU