> >

Kremlin Pastikan Abramovich Berperan dalam Proses Perundingan Damai Rusia dan Ukraina

Krisis rusia ukraina | 26 Maret 2022, 20:59 WIB
Kremlin hari Sabtu, (26/3/2022) pastikan taipan Roman Abramovich pemilik Chelsea punya peran dalam proses perundingan damai Rusia dan Ukraina. (Sumber: AP Photo/Matt Dunham, File)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Kremlin memastikan taipan Rusia Roman Abramovich ikut mengambil bagian dan punya peran dalam perundingan Rusia-Ukraina, seperti laporan CNN, Sabtu (26/3/2022).

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, Abramovich "mengambil bagian dalam negosiasi pada tahap awal, itu benar."

Ditanya lebih jauh, Peskov memberikan beberapa rincian, namun menambahkan: "Sekarang negosiasi sedang berlangsung antara dua tim perunding, Rusia dan Ukraina."

Peskov memberi tanggapan mengenai artikel di The Wall Street Journal yang melaporkan pemerintahan Biden menunda sanksi terhadap Abramovich atas desakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Sebab, taipan atau oligarch pemilik klub sepak bola Chelsea itu berpotensi punya peran dalam merundingkan perdamaian.

Baca Juga: Putin Dikabarkan Beri Izin Langsung Abramovich Ikut Andil dalam Negosiasi Damai Rusia vs Ukraina

Delegasi Ukraina dan Rusia saat berunding di Brest, Belarus. Kremlin hari Sabtu, (26/3/2022) pastikan taipan Roman Abramovich pemilik Chelsea punya peran dalam proses perundingan damai Rusia dan Ukraina. (Sumber: RIA Novosti/Embassy of Russia in Belarus)

CNN belum secara independen memastikan diskusi seperti itu antara Washington dan Kyiv dan Peskov tidak memberikan informasi tambahan.

Secara terpisah, Financial Times melaporkan Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi menyetujui peran potensial Abramovich dalam perundingan damai, mengutip dua orang yang tidak disebutkan namanya namun mengetahui langsung masalah tersebut.

CNN juga belum secara independen memastikan laporan tersebut.

Belum jelas peran apa yang sudah dimainkan Abramovich, dan peran apa yang akan dimainkan dalam perundingan ke depan antara Ukraina dan Rusia.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/CNN


TERBARU