> >

Ukraina Tarik Seluruh Pasukan Perdamaian yang Bertugas untuk PBB, Termasuk Alat dan Senjata Berat

Krisis rusia ukraina | 11 Maret 2022, 05:49 WIB
Pasukan penjaga perdamaian Ukraina menerima medali penghargaan dari pejabat pemerintah Liberia atas jasa mereka bertugas di Liberia. Ukraina mengajukan penarikan mundur seluruh pasukan perdamaian yang bertugas di bawah bendera PBB, termasuk alat berat dan persenjataan tempur, seperti dilaporkan juru bicara PBB Stephane Dujarric hari Jumat, (11/3/2022). (Sumber: United Nations)

NEW YORK, KOMPAS.TV — Ukraina mengajukan penarikan mundur seluruh pasukan perdamaian yang bertugas di bawah bendera PBB, termasuk alat berat dan persenjataan tempur, seperti dilaporkan juru bicara PBB Stephane Dujarric hari Jumat, (11/3/2022) seperti dilaporkan Associated Press.

Terkait dengan permintaan Ukraina tersebut, PBB menyatakan sudah menerima pemberitahuan resmi dari Ukraina, untuk menarik seluruh 308 personel militer dan polisi yang bertugas di enam misi penjaga perdamaian PBB, bersama dengan delapan helikopter Mi-8 buatan Rusia yang saat ini berada di Kongo.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric membuat pengumuman hari Kamis, mengatakan ini termasuk sekitar 250 tentara yang bertugas di Kongo, yang penarikannya diumumkan hari Rabu serta 36 petugas staf dan ahli, dan 22 petugas polisi.

Selain Kongo, Ukraina bertugas di lima wilayah operasi penjaga perdamaian lainnya di Mali, Siprus, Abyei dan Sudan Selatan dan Kosovo.

Baca Juga: Militer Rusia Distribusikan Bantuan Kemanusiaan untuk Penduduk Ukraina

Kontingen nasional Ukraina di kamp DR Kongo Bunia dianugerahi medali PBB Untuk Layanan bagi Perdamaian. Ukraina mengajukan penarikan mundur seluruh pasukan perdamaian yang bertugas di bawah bendera PBB, termasuk alat berat dan persenjataan tempur, seperti dilaporkan juru bicara PBB Stephane Dujarric hari Jumat, (11/3/2022). (Sumber: Ukraine Ministry of Defense)

Permintaan Ukraina tampaknya ditujukan untuk meningkatkan kekuatan militer dan helikopternya dalam perang melawan Rusia.

Dujarric sekali lagi menekankan setiap negara memiliki hak untuk menarik pasukan militer yang berkontribusi pada operasi penjaga perdamaian dan berterima kasih kepada personel Ukraina “atas kontribusi lama mereka terhadap operasi perdamaian.”

Dia mengatakan PBB sedang dalam proses mengambil tindakan atas permintaan Ukraina dan akan menghubungi negara lain untuk mengganti pasukan, polisi dan peralatan.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV / Associated Press


TERBARU