> >

Kamboja Deteksi Kasus Omicron Pertama, Dibawa Penumpang dari Ghana

Kompas dunia | 15 Desember 2021, 21:57 WIB
Ilustrasi. Seorang warga mematuhi protokol pencegahan Covid-19 dengan memakai masker di Bandara Internasional Phnom Penh, Kamboja. Foto diambil pada 3 April 2020. Pada 15 Desember 2021, Kamboja mengonfirmasi virus Covid-19 varian Omicron telah masuk negaranya. (Sumber: Heng Sinith/Associated Press)

PHNOM PENH, KOMPAS.TV - Kamboja mendeteksi kasus Covid-19 varian Omicron pertama. Temuan tersebut diumumkan oleh otoritas kesehatan Kamboja pada Rabu (15/12/2021).

Menurut otoritas, varian ditemukan dalam tubuh seorang warga yang baru pulang dari Ghana. Penumpang pesawat tersebut adalah seorang perempuan berusia 23 tahun.

Temuan ini membuat Kamboja menjadi negara ketiga di Asia Tenggara yang mendeteksi Omicron. Sebelumnya, Thailand dan Malaysia telah mendeteksi varian tersebut di wilayahnya.

Baca Juga: Menkes: Pelaku Perjalanan Internasional Wajib Karantina 10 Hari, Demi Cegah Penyebaran Omicron

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen meminta warga tidak panik atas temuan ini. Ia meminta warga tetap menaati protokol pencegahan penularan Covid-19.

Menurut Kementerian Kesehatan Kamboja, pasien Omicron tersebut bekerja di Ghana dan baru pulang pada Minggu (12/12). Ia sempat transit di Dubai dan Bangkok.

Perempuan itu disebut sedang hamil 15 pekan, tetapi dalam kondisi kesehatan yang bagus. Saat ini ia dirawat di fasilitas kesehatan pemerintah di Phnom Penh.

Kamboja sendiri melaporkan delapan kasus Covid-19 baru pada Rabu (15/12), juga tiga kematian baru akibat Covid-19. Totalnya, sejak awal pandemi, Kamboja mencatat 120.390 kasus positif dan 2.995 kematian.

Baca Juga: WHO: Varian Omicron Mungkin Sudah Ada di Sebagian Besar Negara Meski Tak Terdeteksi


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Associated Press


TERBARU