> >

Covid-19 di Jerman Menggila, Kematian Tembus 100.000 Orang

Kompas dunia | 25 November 2021, 12:49 WIB
Jerman mencatat korban tewas akibat Covid-19 tembus 100.000 orang, ditengah hantaman gelombang penularan terbaru Covid-19. (Sumber: France24)

BONN, KOMPAS.TV - Lebih dari 100.000 orang di Jerman meninggal karena Covid-19 di Jerman sejak awal pandemi, menurut catatan badan kesehatan masyarakat setempat, Kamis, (25/11/2021)

Ekonomi terbesar Eropa itu saat ini berjibaku melawan lonjakan terbaru infeksi Covid-19, mencatat 351 kematian dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah total kematian menjadi 100.119, menurut angka dari Robert Koch Institute.

Pemerintahan Jerman yang baru akan langsung berhadapan krisis kesehatan karena infeksi baru Covid-19 mencatat rekor tertinggi dan unit perawatan intensif hampir mencapai kapasitas maksimal.

Beberapa rumah sakit sudah menghadapi "kelebihan beban akut" yang mengharuskan pemindahan pasien Covid ke luar negeri, kata Gernot Marx, kepala Asosiasi Interdisipliner Jerman untuk Perawatan Intensif dan Pengobatan Darurat.

Jerman pekan lalu mengumumkan pembatasan Covid yang lebih ketat, termasuk mengharuskan orang untuk membuktikan bahwa mereka sudah menjalani vaksinasi penuh, baru sembuh Covid-19 atau baru-baru ini dites negatif untuk virus tersebut sebelum mendapat izin bepergian dengan transportasi umum atau pergi ke tempat kerja.

Baca Juga: Daftar Negara Eropa dengan Risiko Covid-19 Tertinggi Versi AS: Jerman dan Denmark Termasuk

Warga Jerman berbaris untuk untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Berlin, Jerman, Selasa, 23 November 2021. Jerman mencatat korban tewas akibat Covid-19 tembus 100.000 orang, ditengah hantaman gelombang penularan terbaru Covid-19. (Sumber: Associated Press)

Beberapa daerah yang paling parah terkena dampak lonjakan infeksi Covid-19 terbaru bahkan telah melangkah lebih jauh dan memerintahkan pembatasan lebih ketat.

Lonjakan terbaru ini memicu perdebatan sengit di Jerman tentang apakah mereka akan mengikuti contoh Austria untuk membuat vaksinasi menjadi wajib bagi semua warga negara.

Kanselir baru Olaf Scholz menyuarakan dukungan untuk wajib vaksinasi Covid-19 dan mengatakan pemerintah barunya akan menginvestasikan satu miliar euro sebagai bonus untuk petugas kesehatan di garis depan pandemi.

Gelombang keempat penularan virus Covid-19 di Jerman sebagian disebabkan oleh tingkat vaksinasi yang relatif rendah sekitar 69 persen, dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya seperti Prancis, yang mencapai 75 persen.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/France24


TERBARU