> >

Korea Utara Alami Krisis Besar Akibat Covid-19, Kim Jong Un Marahi Pejabatnya

Kompas dunia | 30 Juni 2021, 17:19 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.TV - Pemimpin korea utara kim jong un mencaci maki partai penguasa senior dan pejabat pemerintah atas kegagalan mereka dalam memerangi virus corona

Kantor berita pusat korea (KCNA) memfrasekan Kim dengan mengatakan telah terjadi "insiden serius" yang telah menyebabkan "krisis besar" bagi negara tersebut.

"Ulah mereka menyebabkan krisis besar yang mengancam keamanan negara, keselamatan rakyat, sehingga konsekuensinya mengerikan," ulas KCNA.

Laporan itu menambahkan, beberapa anggota partai ditarik, termasuk satu dari Komite Tetap yang beranggotakan Kim dan empat lainnya.

Hanya saja, publikasi tersebut tidak menjabarkan detil maupun siapa saja pejabat yang terkena hukuman.

Hal ini mengejutkan karena Korea Utara mengklaim tidak memiliki kasus infeksi virus corona selama pandemic.

Korut klaim meskipun menguji ribuan orang dan berbagi perbatasan yang lemah dengan sekutunya dan jalur kehidupan ekonomi China sejak kasus covid-19 pertama dikonfirmasi pada akhir 2019.

KCNA mengatakan Kim membuat komentar selama pertemuan Politbiro dari Partai Buruh yang berkuasa bahwa dia menelepon untuk membahas kegagalan anti-virus.

Dikatakan juga, Kim mengkritik pejabat senior karena dianggap tidak kompeten, tidak bertanggung jawab, dan pasif dalam merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah untuk memerangi virus.

Kim Jong Un sebelumnya sudah menyatakan, terdapat "masalah serius" di makanan dan meminta publik bersiap untuk situasi terburuk.

Sementara Korea Utara telah mengatakan kepada organisasi kesehatan dunia bahwa mereka belum menemukan satu pun infeksi virus corona setelah menguji lebih dari 30.000 orang.

Para ahli secara luas meragukan klaimnya tentang rekor sempurna, mengingat infrastruktur kesehatan negara itu yang buruk dan hubungannya dengan china.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Theo-Reza

Sumber : Kompas TV


TERBARU