> >

Situasi Mencekam India Kehabisan Stok Oksigen dan Tempat Tidur, Warga: Kemana Kami Bisa Pergi?

Kompas dunia | 26 April 2021, 17:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gelombang kedua kasus Covid-19 di India membuat krematorium kewalahan.

Lantaran jumlah kematian di India terus bertambah, dengan kata lain 1 kematian terjadi setiap 4 menit.

"Saya kecewa dengan negara ini, saya punya uang, saya memiliki segalanya, tetapi saya tidak bisa menyelamatkan adik perempuan saya. Tidak ada tempat tidur, tidak ada, tidak ada oksigen, apa yang bisa kami lakukan, kemana kami bisa pergi?" ujar salah satu warga India.

Situasi panik terjadi usai kasus positif di India meningkat drastis. 

Para pengelola rumah sakit di India merasa kewalahan menghadapi lonjakan jumlah pasien Covid-19.

Tak ada tempat tidur, tak ada stok oksigen, bahkan ketika pasokan oksigen datang, warga berebut untuk mendapatkannya dan memberikan kepada keluarganya yang tengah mengalami sesak napas akibat terinfeksi corona.

Selain krisis ketersediaan tempat tidur dan oksigen, krisis lain yakni tanah pemakaman di ibu kota India, New Delhi, hampir kehabisan ruang.

Pekerja di krematorium juga tak berhenti bekerja untuk mengurus jenazah pasien Covid-19 yang terus datang.

Situasi yang tiba-tiba memburuk ini membuat panik masyarakat. 

Lantaran sebelumnya Perdana Menteri India pada bulan Januari lalu sempat menyatakan kemenangan atas Covid-19.

Kementerian kesehatan melaporkan 2.767 kematian lainnya dalam 24 jam terakhir dan menambah jumlah kematian Covid-19 di India menjadi 192 ribu lebih.

Penulis : Reny-Mardika

Sumber : Kompas TV


TERBARU