> >

Musikalisasi Puisi, Syair Semesta

Inspirasi musik | 27 Juni 2020, 08:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Terkadang sebagai manusia kita sering bertindak semena-mena pada bumi, mungkin pandemi menjadi titik balik untuk memberitahu kita bahwa alam juga butuh jeda. Terinspirasi darinya, saya tuliskan sebuah karya berjudul:

 

SYAIR SEMESTA

Oleh: Rika Amanda

Ketika kabut pagi mulai merebah

Punggung dedauanan pun dibasuh embun yang merekah

Biru bulan juni membingkai lanskap cakrawala

Dan awan-awan putih bersemi anggun di udara

Tubuhmu adalah karya seni yang bersenandung abadi

Adalah paru-paru, yang tanpanya kita mati

Mungkin jeda berkepanjangan tak berkepastian ini

Adalah waktumu untuk menyembuh dari gedung-gedung yang buat gaduh

Untuk meruangkan nafas

Ketika polusi merampas

Untuk kembali mensuci

Ketika jernih sungai dan lautmu dinodai

Seberapa sering kau buat bumi

Berpatah hati

Karena sibuk membenarkan letak gengsi

Yang tersemat di kemejamu yang berdasi

Semoga setelah pandemi, 

Kita dan bumi bisa sama-sama menari

Biar kita belajar menghargai

Bahwa bumi bukan hanya sekedar objek mati. 

 

Penulis : Krisna-Aditomo

Sumber : Kompas TV


TERBARU