> >

Wuhan Lahir Kembali, Kini Jadi Pusat Wisata yang Diburu 18 Juta Turis

Lifestyle | 31 Oktober 2020, 15:03 WIB
Wuhan Pool Party (Sumber: ABC.NET.AU)

HUBEI, KOMPAS.TV - Wuhan, tempat virus corona pertama kali muncul pada Desember 2019 lalu kini menjadi kota yang paling banyak dikunjungi di China selama periode libur nasional yang disebut Pekan Emas, dari 1 hingga 7 Oktober 2020.

Kota itu menerima hampir 18-19 juta pengunjung selama liburan, menurut angka dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Hubei.

Pada saat yang sama, negara-negara di dunia dilanda gelombang kedua Covid-19, yang di beberapa negara telah berdampak pada lebih banyak orang daripada gelombang pertama.

Namun, di belahan dunia lain, di Wuhan yang dijuluki "kota heroik" oleh Presiden China Xi Jinping, virus corona telah menjadi kenangan tidak menyenangkan pada masa lalu, jika kita percaya pada angka resmi.

Pemerintah China mengatakan bahwa di Wuhan sekarang tidak ada satu pun kasus virus corona, tetapi banyak ahli dan organisasi percaya bahwa pernyataan ini tidak bisa diterima begitu saja.

"Kelahiran kembali" Wuhan Sebagai bagian dari perayaan Pekan Emas, pihak berwenang menyelenggarakan flashmob di stasiun kereta Wuhan.

Dalam video yang diunggah ke media sosial, ribuan orang terlihat berkumpul, bernyanyi, dan mengibarkan bendera China.

"Wuhan terlahir kembali setelah Covid-19 dengan lebih banyak energi dan vitalitas," kata Hua, Wakil Direktur Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri, dalam sebuah twit yang menyertai video promosi.Chunying, mengutip Kompas.com dari kantor berita Xinhua,

Vivian Wu, editor BBC China di biro Hong Kong, mengatakan, pihak berwenang, dengan bantuan media pemerintah, berusaha menyampaikan citra bahwa semuanya kini sudah baik-baik saja di Wuhan.

Penulis : Ade-Indra-Kusuma

Sumber : Kompas TV


TERBARU