> >

Kementerian PUPR Sediakan Rumah untuk Tukang Cukur Asgar, DP Rp1,5 Juta, Cicilan Rp800 Ribu

Ekonomi dan bisnis | 23 Mei 2023, 11:50 WIB
Ilustrasi rumah subsidi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan, membantu para seniman rambut atau tukang cukur Asli Garut (Asgar) untuk memiliki rumah layak huni. (Sumber: Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan, membantu para seniman rambut atau tukang cukur Asli Garut (Asgar) untuk memiliki rumah layak huni.

"Kebijakan Direktorat Jenderal Perumahan yang didelegasikan kepada Direktorat Rumah Umum dan Komersial siap memberi bantuan prasarana, sarana ,dan utilitas (PSU) untuk jalan lingkungan di perumahan seniman rambut Asgar anggota Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG)," ujar Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Fitrah Nur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (22/5/2023).

Selain komunitas tukang cukur Asgar, Kementerian PUPR juga mendorong komunitas lain untuk bisa memiliki rumah yang layak huni.

Fitrah menilai para tukang cukur Asgar memiliki kemampuan untuk berusaha dan membayar angsuran yang terjangkau.

Program pembangunan rumah layak huni dari pemerintah untuk masyarakat dirasakan manfaatnya oleh para seniman rambut atau tukang cukur Asgar.

Baca Juga: Tercatat di LHKPN Punya Kekayaan Rp26 M, Gibran Ngaku Masih Utang KPR 15 Tahun Belum Lunas

Para tukang cukur yang tergabung dalam PPRG kini bisa memiliki kompleks perumahan layak huni yang lengkap dengan prasarana, sarana, dan utilitasnya serta angsuran rumah yang terjangkau.

Dalam kesempatan sama, Ketua Asgar Indonesia Irawan Hidayah mengaku sangat bersyukur bahwa pemerintah memberikan bantuan perumahan kepada para seniman rambut PPRG Asgar.

"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada kami yang bekerja di sektor informal sebagai tukang cukur," ujar Irawan.

Saat ini, PRG sudah bekerja sama dengan Bank BTN agar para tukang cukur bisa mengangsur rumah dengan KPR bersubsidi.

Baca Juga: Kabar Gembira, Bunga KPR Belum Naik dan Cenderung Turun, BRI Termasuk

"Uang muka yang kami bayar pertama kali hanya 1 persen atau Rp1,5 juta dan angsuran bulanan Rp800.000 untuk jangka waktu KPR 20 tahun, Rp1 juta untuk 15 tahun, dan Rp1,5 juta untuk 10 tahun," ungkapnya.

Luas lahan yang disiapkan untuk Perumahan Seniman Rambut Asgar PPRG sekitar 8 hektare yang diperuntukkan untuk 800 unit rumah. Saat ini yang sudah terbangun sekitar 50 persen atau 400 unit dengan harga jual Rp150 juta per unit.

Rumah yang dibangun memiliki tipe 30/60 dengan ukuran rumah 6 x 5 meter memiliki ruang tamu, dua kamar tidur, dan kamar mandi atau tipe 30.

Sedangkan luas lahan kavling 6 x 10 meter dan bisa dibangun untuk dapur di bagian belakang rumah.

Baca Juga: Harga Telur Naik Bisa Picu Inflasi, Mendag Zulhas Buka Opsi Subsidi Jagung

Rumah yang ditawarkan memiliki konstruksi struktur beton bertulang, bata merah dengan pintu dan kusen kayu. Rangka atap menggunakan rangka baja ringan, genteng metal dan plafon GRC. Selain itu dilengkapi listrik 900 watt dan sumur air tanah. Perumahan juga dilengkapi fasum lainnya seperti masjid, klinik, jalan lingkungan dan penerangan jalan. 

Kerjasama antara Kementerian PUPR dengan PRRG sudah berlangsung sejak 2019, dalam menyediakan rumah subsidi untuk para tukang cukur Asgar. 

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Antara


TERBARU