> >

Pasar Kliwon Kudus Kini Bisa Layani Pembayaran Nontunai

Ekonomi dan bisnis | 4 Juli 2022, 12:32 WIB
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) Kudus Sulistyanto menerima plakat yang menyatakan kesiapannya menerapkan pembayaran non tunai dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau pembayaran menggunakan kode QR (Sumber: Kompas.tv/Ant)

KUDUS, KOMPAS.TV – Pasar Kliwon atau pasar terbesar di Kudus, Jawa Tengah, kini bisa melayani pembayaran secara nontunai (cashless) dengan menggunakan barcode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) Kudus Sulistyanto menyampaikan setuju dengan tawaran dari Bank Indonesia agar pedagang melayani pembayaran nontunai, sepanjang diimbangi dengan adanya program-program lainnya yang membantu pedagang.

Program lain yang diharapkan, yakni adanya program tanggung jawab sosial perusahaan (coorporate social responsibility/CSR) dari perbankan untuk meningkatkan kemampuan para pedagang dalam melayani pembayaran non tunai.

“Selain itu, Bank Indonesia juga perlu memberikan pelatihan dan pengadaan jaringan berbasis data internet di semua pasar tradisional,” ujarnya di Kudus, Senin (4/7/2022), dikutip dari Antara.

Pedagang juga membutuhkan bantuan pinjaman atau kredit super lunak untuk meningkatkan usahanya.

Baca Juga: Ruko Lantai Dua di Pasar Kliwon Terbakar

Adapun, jumlah pedagang Pasar Kliwon Kudus mencapai 2.500-an orang. Sedangkan jumlah ruko sebanyak 36 unit, lalu 863 kios serta 1.356 los.

Transaksi nontunai di Kabupaten Kudus tidak hanya dijumpai di pusat perbelanjaan modern,. Pedagang kaki lima (PKL) pun juga sudah banyak yang menerapkan.

Salah satunya PKL di kawasan "Kudus City Walk" yang mendapat dukungan penyediaan barcode dari BRI setempat.

Ketua Paguyuban PKL Pekojan Kudus Mundloha mengakui sudah menerapkan pembayaran nontunai sejak masa pandemi. Bahkan, saat ini semua PKL tersedia daftar menu yang dilengkapi barcode QRIS sebagai bentuk edukasi kepada konsumen.

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU