> >

Pemkot Medan Sebut 200 UKM Lebih Telah Gabung Di Pasar Digital

Ekonomi dan bisnis | 28 Juli 2021, 06:53 WIB
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution (Sumber: Dok. Humas Pemkot Medan)

MEDAN, KOMPAS.TV - Lebih dari 200 unit usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah Kota Medan, Sumatera Utaramasuk dalam pasar daring. Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

"Saat ini lebih 200 UKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan yang sudah bergabung di marketplace (pasar daring)," kata Wali Kota Medan, Bobby Nasution menjawab pertanyaan Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Selasa (27/7/2021)

Hal itu dikatakan Saat memberikan nota jawaban pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam Ranperda tentang RPJMD Kota Medan 2021-2026 di Gedung DPRD Kota Medan.

Berbagai produk UKM yang tergabung tersebut kini mudah dijumpai, seperti Tokopedia, Grab, Gojek, Shopee dan beberapa supermarket di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga: Tunjukkan Sinyal Positif, Pertumbuhan Kredit UMKM Lampaui Kredit Total

Dalam data terakhir Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan menyebutkan, jumlah pelaku UMKM total sebanyak 1.603 unit, di antaranya usaha mikro 1.480 unit, usaha kecil 112 unit dan usaha menengah 11 unit.

Selain itu, pihaknya menjawab terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat pandemi Covid-19 telah berdampak bagi pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini.

"Meski demikian Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan terus berusaha mendorong pelaku koperasi dan UMKM setempat agar terus memiliki daya saing di pasar lokal maupun global," terang Bobby.

Baca Juga: Kemenkop-UKM Siap Dukung Pemberdayaan UMKM di Papua Selama PON 2021

 

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU