> >

Produksi Migas Dikejar Setelah Sempat Tak Capai Target Realisasi

Bumn | 28 Mei 2021, 13:16 WIB
Industri hulu migas (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV –  Realisasi produksi minyak dan gas bumi atau migas sepanjang triwulan-I 2021 masih berada di bawah target. Oleh karena itu, pada triwulan berikutnya produksi itu akan dikejar dengan penambahan program kerja pengeboran maupun optimalisasi penyerapan atau komersialisasi gas.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) Dwi Soetjipto mengungkapkan, ada sejumlah kendala dalam mencapai target produksi sepanjang 2021.

Hal tersebut menyebabkan berkurangnya produksi sebanyak 25.000 barel minyak per hari (BOPD) dan 99 MMSCFD secara total dari target yang dicanangkan pada tahun sebelumnya.

“Namun, kami sudah menyiapkan strategi fill the gap yang mengisi kesenjangan dengan total produksi 6.700 BOPD dan 55 MMSCFD,” katanya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI yang disiarkan secara langsung, Kamis (27/5/2021).

Baca Juga: Pengangkatan Badan KRI Nanggala 402 Akan DIbantu Tiga Kapal Angkatan Laut China dan Kapal SKK Migas

Munculnya sejumlah kendala, salah satunya adalah akibat laju produksi yang lebih cepat dan lebih tinggi dari perkiraan serta adanya penghentian aktivitas secara tidak terencana (unplanned shut down).

Untuk mengisi kesenjangan, SKK Migas menyiapkan sejumlah langkah seperti, penambahan program kerja pengeboran, optimalisasi produksi dengan memanfaatkan teknologi, pengurasan stok, optimalisasi penyerapan atau komersialisasi gas, serta optimalisasi operasional gas bumi.

Di sisi lain, realisasi pengangkatan minyak bumi sepanjang triwulan-I 2021 mencapai 676,2 juta BOPD atau 95,9 persen dari yang ditetapkan pada target anggaran, pendapatan, dan belanja negara (APBN). Sementara, untuk realisasi penyaluran gas sebesar 5.539 MMSCFD atau 98,3 persen dari APBN.

Baca Juga: SKK Migas Jamin Ketersediaan Gas Bumi Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

 

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU