> >

Pernyataan Presiden Prancis Menuai Kecaman, Ini Dampak dari Seruan Boikot Produk Prancis

Kompas bisnis | 4 November 2020, 13:10 WIB

KOMPAS.TV - Pekan lalu seruan boikot produk asal Prancis muncul di berbagai negara.

Tak hanya di Indonesia, negara-negara lain seperti Pakistan, India, Turki dan Mesir pun ikut memboikot produk Prancis mengecam pernyataan Presiden Prancis yang dianggap menghina agama Islam.

Banyak sekali barang-barang asal Prancis yang sudah mengglobal. 

Di toko-toko, merk tersebut bahkan sampai disegel dan ditulis boikot produk Prancis.

Indonesia sendiri pekan lalu sudah menyatakan, mengecam apa yang dilakukan oleh Presiden Emmanuel Macron.

Berikut adalah beberapa produk Prancis  yang ada di Indonesia yang banyak mengisi kehidupan sehari-hari.

Danone, produsen makanan multinasional di Indonesia juga banyak produknya, salah satunya adalah aqua dan susu SGM

Tapi pihak Danone Indonesia sudah menyatakan bahwa semua produk Danone di Indonesia dibuat dan dikembangkan di dalam negeri.

Produk kosmetik ga hanya Garnier, ada juga Loreal dan juga Lancome.

Ke industri yang berhubungan dengan transportasi. Ada total yang menjual BBM, mobil peugeuot, ban michelin. Dan transportasi udara ada Airbus.

Kekhawatiran dari boikot ini adalah soal gelombang PHK. Apalagi di tengah pandemi seperti ini, saat kondisi ekonomi sedang tidak baik.
Roduk ini memang tidak terlalu berdampak saat boikot terjadi, karena bukan barang ritel. Tapi ternyata sahamnya juga sempat turun, saat seruan boikot.

Selama pandemi, airbus pun sudah menderita kerugian cukup besar. hingga harus restrukturisasi utang hingga 1,2 miliar euro atau mencapai 21 triliun rupiah.

Selama pandemi sudah melakukan PHK hampir 15 ribu karyawannya.
 

Penulis : Anjani-Nur-Permatasari

Sumber : Kompas TV


TERBARU