> >

Dihujat Habis-habisan Warganet, Orangtua dari Anak Top Up Game Rp 800 ribu Akhirnya Minta Maaf

Viral | 13 Mei 2021, 10:30 WIB
LANJUTAN KASUS SEORANG BAPAK YANG MEMARAHI KASIR INDOMART KARENA ANAK KECIL MEMBELI VOUCHER GAME 800 RIBU HINGGA LARUT DALAM EMOSI (Sumber: facebook/@berita viral nusantara)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kasus seorang bapak dan ibu yang memprotes kasir minimarket belakangan viral dan heboh di dunia jagat maya. Bapak tersebut menuntut pertanggungjawaban kasir Indomart lantaran anaknya top up game sebesar Rp 800 ribu.

Namun. bukannya mendapat dukungna dari warganet, bapak dan ibu tersebut justru dihujat habis-habisan oleh warganet.

Dalam video tersebut terdengar pembicaraan bapak tersebut yang ditujukan ke kasir Indomart.

“Indomart Simpang Mayang Perdagangan Sebarang, anak di bawah umur beli gam online Rp 800 ribu diterima,” ujar bapak tersebut.

Sepanjang percakapan, bapak tersebut menganggap kasir minimarket tersebut hanya mencari keuntungan karena melayani anak kelas 6 SD, yang notabene di bawah umur, membeli cash in game online dengan harga yang cukup besar.

“Berarti tidak ada menjaga privasi konsumen, hanya mencari keuntungan," ucap bapak-bapak tersebut.

Sang kasir yang saat itu terlihat lebih banyak mendengarkan kemudian menjawab, “Tidak mencari keuntungan pak, Bapak salah tanggap," ucap kasir itu.

Baca Juga: Viral Cuitan Pesanan Flash Sale Berujung Dibatalkan Sepihak, Ini Penjelasan Manajemen Shopee

Bapak tersebut tetap saja ngotot meminta  pertanggungjawaban dari pihak minimarket untuk mengembalikan uang itu. Hingga akhirnya, bapak dan ibu tersebut mengatakan akan ke Polsek terdekat untuk membuat laporan polisi.

Sebagai informasi, pembelian top up game online tersebut seperti halnya beli token listrik via minimarket. Jadi, listriknya bukan milik minimarketnya. Dalam hal ini berarti jika ingin protes adalah ke Unipin sebagai perusahaan game onling tersebut.

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU