Kompas TV regional berita daerah

Mahfud MD Sebut Belum Ada Kasus Covid-19 dari Pilkada Serentak 2020

Senin, 14 Desember 2020 | 17:48 WIB
mahfud-md-sebut-belum-ada-kasus-covid-19-dari-pilkada-serentak-2020
Menko Polhukam Mahfud MD (Sumber: kompas.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Menkopolhukam Mahfud MD merasa bersyukur kekhawatiran dan kecemasan yang muncul akibat Pilkada Serentak 2020 tidak terjadi. Rasa syukur Mahfud MD itu beralasan.

Menjelang penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020, banyak usulan yang masuk ke pemerintah supaya menunda Pilkada Serentak 2020. Alasannya, Pilkada Serentak 2020 bisa menjadi klaster Covid-19.

“Bahkan, ada yang menghitung bakal ada penularan Covid-19 kepada 3,2 juta orang karena Pilkada Serentak 2020,” ujar Mahfud MD seusai Refleksi dan Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Yogyakarta, Senin (14/12/2020).

Baca Juga: 4 Orang Ditetapkan Tersangka Pengancam Nyawa Menko Polhukam Mahfud MD

Ia mengungkapkan, ketika itu pemerintah seperti dipaksa memilih menyelamatkan rakyat atau Pilkada Serentak 2020 tetap berjalan. Pertimbangan memilih Pilkada Serentak 2020 karena jika ditunda akan sampai kapan. Ada atau tidak ada Pilkada Serentak 2020, Covid-19 pun juga masih ada.

Usulan pihak-pihak yang meminta Pilkada Serentak 2020 ditunda pun tetap ditampung pemerintah. Pilkada Serentak 2020 tetap digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Alhamdulilah, sampai sekarang belum ada kasus Covid-19 dari Pilkada Serentak 2020,” ucapnya.

Mahfud MD juga menuturkan tingkat partisipasi dalam Pilkada Serentak 2020 lebih tinggi ketimbang 2015. Pada tahun ini, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2020 mencapai 75,83 persen, sedangkan pada 2015 sebesar 69,02 persen.

Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Tak Akan Rekonsiliasi dengan Rizieq Shihab dan FPI

Ia mengatakan tahapan pasca pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 masih akan berlangsung. Pemerintah, Bawaslu, KPU, dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) bersepakat untuk terus bekerja sampai penghitungan suara selesai.

Penulis : Switzy Sabandar

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19