Kompas TV internasional kompas dunia

Pertama di Asia Tenggara, Simulasi Hidup di Mars Akan Digelar di Jogja

Selasa, 29 September 2020 | 12:00 WIB
pertama-di-asia-tenggara-simulasi-hidup-di-mars-akan-digelar-di-jogja
Simulasi Hidup Mars Akan Digelar di Jogja (Sumber: Desain VMARS)
Penulis : Dian Septina

JAKARTA, KOMPAS.TV - Simulasi pelatihan hidup di Planet Mars untuk pertama kalinya akan ada di Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, simulasi ini juga yang pertama kalinya ada di Asia Tenggara.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipilih menjadi lokasi simulasi itu. Ide ini berawal dari lembaga nirlaba bernama Indonesia Space Science Society (ISSS).

Lembaga  yang berdiri sejak 2015 adalah sebuah platform terbuka yang dibangun untuk siapa saja yang tertarik dengan sains antariksa dan eksplorasi antariksa dari berbagai bidang ilmu dan latar belakang untuk saling bertemu dan berbagi informasi.

Simulasi analog Mars ini bernama v.u.f.o.c Mars Analog Research Station (VMARS). v.u.f.o.c adalah sebuah laboratorium multidisipliner di bawah naungan HONF Foundation dan ISSS, yang fokus pada pengembangan kolaborasi antara sains antariksa, eksplorasi sains, space art, dan astronomical art. 

Rencananya pembangunan program VMARS dimulai pada akhir 2020 dan memulai proto program atau purwarupanya pada awal 2021. Lalu pelaksanaan program pertama diperkirakan pada pertengahan 2021.

Fokus VMARS pada riset radio astronomi, mengenal radiasi benda langit, kreasi alternatif space food, inovasi teknologi space farming, serta penelitian extra-terrestrial life.

“Ini akan kami jadikan acuan untuk mengolah logika dan penalaran bagi generasi yang ada sekarang dan akan datang,” ujar Venzha Christ, Direktur ISSS sekaligus penggagas VMARS, Senin (28/9/2020).

Venzha Christ berinisiatif untuk untuk membangun pusat pelatihan hidup di Planet Mars tidak lepas dari pengalaman pribadinya. Ia menjadi orang Indonesia pertama dan satu-satunya yang terpilih mengikuti pelatihan simulasi hidup di Mars, Mars Desert Research Station (MDRS), di Amerika Serikat pada 2018

Simulasi ini digelar oleh Mars Society dan didanai oleh MUSK Foundation yang berada di bawah naungan Elon Musk dari SpaceX di Amerika. 

Ia juga pernah mengikuti Simulation of Human Isolation Research for Antarctica-based Space Engineering (SHIRASE) oleh Field Assistant di Jepang pada 2019. Melalui kedua program inilah Venzha Christ mendapatkan pengalaman dan pengetahuan soal membangun pusat pelatihan dan simulasi ini.



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.