Kompas TV nasional sapa indonesia

"Toko Musik", Film Penyemangat Kaum Difabel

Jumat, 4 Mei 2018 | 16:30 WIB

Film Toko Musik bercerita soal karyawan toko musik yang tunarungu. Meski terhambat berkomunikasi, sang karyawan tak pernah patah semangat. Dirinya menemukan cara untuk berkomunikasi dengan teman dengar

Melalui film pendek ini, komunitas kepemudaan yang perduli dengan anak berkebutuhan khusus berbagi pesan.

Dalam dialog bersama para murid usai menonton film, para relawan ingin agar murid Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri V Jakarta Barat ini bersemangat meraih cita - cita.

Film ini pun mendapat respon yang baik dan disimak dengan antusias oleh para siswa.

Selengkapnya, simak liputan jurnalis KompasTV Dyan Nugraha dan Noufal Helmy.

Penulis :





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:13
WHO: VARIAN DELTA JENIS VIRUS KORONA TERCEPAT DAN TERKUAT, VAKSINASI HARUS DIPERCEPAT   VAKSIN COVID-19 SPUTNIK V TELAH DIGUNAKAN DI 40 NEGARA   WHO TEMUKAN MASALAH DI SITUS PRODUKSI VAKSIN COVID-19 BUATAN RUSIA, SPUTNIK V   MANTAN PRESIDEN FILIPINA BENIGNO AQUINO III MENINGGAL DUNIA SETELAH SAKIT BEKERPANJANGAN   MENHUB BUDI KARYA SUMADI SEBUT PENGEMBANGAN PELABUHAN ANGGREK DI GORONTALO DIMULAI TAHUN INI   BALE KOTA TASIKMALAYA DITUTUP SEMENTARA SELAMA SEPEKAN SETELAH PLT WALI KOTA M YUSUF POSITIF COVID-19   PLT WALI KOTA TASIKMALAYA M YUSUF POSITIF TERINFEKSI COVID-19   POLISI TANGKAP 200 SIMPATISAN RIZIEQ SHIHAB DI PN JAKARTA TIMUR, ADA YANG MEMBAWA SENJATA TAJAM   RIZIEQ SHIHAB AJUKAN BANDING ATAS VONIS 4 TAHUN PENJARA DALAM PERKARA KASUS TES USAP DI RS UMMI BOGOR   TERBUKTI SEBAR BERITA BOHONG DAN BUAT ONAR, RIZIEQ SHIHAB DIVONIS 4 TAHUN PENJARA DALAM KASUS TES USAP DI RS UMMI BOGOR   KEMENPERIN GANDENG ASOSIASI GAS INDUSTRI INDONESIA (AGII) JAGA PASOKAN OKSIGEN RS YANG MENANGANI COVID-19   IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA: 2.972 ANAK DI BANTEN POSITIF COVID-19, TERJANGKIT DARI ORANGTUA YANG ABAI PROKES   KEMENDIKBUD-RISTEK AKUI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI BANYAK DAERAH BELUM OPTIMAL KARENA BANYAK KENDALA   KEMENDIKBUD-RISTEK: JIKA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DILAKUKAN SAAT INI, MAKA BISA ATAS "LEARNING LOSS"