NEWSTICKER
triangle
NEWSTICKER
triangle

Revisi UU Terorisme Sangat Mendesak


BERITA KOMPAS TV | Kamis, 17 Mei 2018

Revisi UU Terorisme Sangat Mendesak

  3797 VIEWS

  3797 VIEWS

Kamis
17
Mei
2018
14.40 WIB

Pemerintah kembali menagih penyelesaian serta pengesahan revisi UU Tindak Pidana Terorisme kepada DPR. Pengesahan RUU ini dinilai sangat mendesak agar aparat keamanan bisa melakukan pencegahan dan penindakan aktivitas terorisme di Tanah Air.

Jika hingga akhir masa sidang berikutnya, atau pada Juni 2018 DPR tak kunjung mengesahkan, pemerintah akan mengeluarkan Perppu. Pasalnya, menurut Presiden Jokowi, pembahasan RUU Terorisme di DPR sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun.

TAG : kompas siang ucast ruu terorisme uu terorisme teroris teror bom surabaya line today revisi uu terorisme




video terkait

video terkait

Sri Sultan Pantau Langsung Aktivitas Merapi

01:06

Sri Sultan Pantau Langsung Aktivitas Merapi

Polisi Ledakan Benda Mencurigakan Mirip Bom

01:18

Polisi Ledakan Benda Mencurigakan Mirip Bom

Mendagri: Korupsi Tergantung pada Individu

01:15

Mendagri: Korupsi Tergantung pada Individu

Anas Urbaningrum Ajukan Peninjauan Kembali

01:20

Anas Urbaningrum Ajukan Peninjauan Kembali

Anggota DPR Masih Alot Bahas Definisi Terorisme

02:55

Anggota DPR Masih Alot Bahas Definisi Terorisme

Kesaksian Korban Selamat Teror Bom Gereja

04:12

Kesaksian Korban Selamat Teror Bom Gereja

Kondisi Korban Bom Surabaya Semakin Membaik

01:14

Kondisi Korban Bom Surabaya Semakin Membaik

Penganiaya Pimpinan Persis Didakwa Pembunuhan Berencana

01:48

Penganiaya Pimpinan Persis Didakwa Pembunuhan Berencana


KOMENTAR
Silahkan LOGIN terlebih dahulu untuk memberikan komentar
About Us   •   Terms Of Service   •   Contact Us  •   Career         social icon social icon social icon social icon social icon social icon






social icon social icon social icon social icon social icon social icon

About Us   /   Terms Of Service   /   Contact Us /   Career

© 2018 KOMPASTV Network. All rights reserved.



loading icon