Presiden Jokowi Jengkel Lagi Gara-Gara Uang Rp 182 Triliun Nganggur di Bank
Presiden Jokowi menyampaikan kekecewaan dan kejengkelannya atas temuan anggaran selama ini yang ditransfer dari pusat ke daerah banyak yang masih menganggur.
Kembali ke artikel...
Faert 1981
Selasa, 4 Mei 2021, 00:23 WIB
made runatha
yah kalo taruh di bank sehari kan bunganya kan besar bisa masuk kantong
otak tebalik
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Faert 1981
Selasa, 4 Mei 2021, 00:21 WIB
ferdi wiryawan
apakah bapak tahu justru aturan yg dibuat oleh pembantu2 bapak yg malah menghambat kami para pns utk bisa segera menyerap anggaran yang ada.
cakep
Faert 1981
Selasa, 4 Mei 2021, 00:17 WIB
kang dorna
tarik lg aja pak uangnya yg di simpan pemda..mentri aja yg turun langsung mengantikan pemda
macam betul aja komen mu, dimana mana yang ada devisit bro, asal bunyi aja
Hardadi Indonesia
Senin, 3 Mei 2021, 21:35 WIB
aku kok jd bingung... mana yg benar....kt daerah duitnya blum turun...kt pusat duitnya sdh di bank
Tino
Senin, 3 Mei 2021, 17:15 WIB
pendi hitut
dari pertama ada ny uang batuan saya blm.prnh menerima sepeser pun
sama pak,bantuan apapun gak pernah terdaftar ampe puyeng ,nembus ke klurahan jawabanya ,( daftar dari pusat ga ada) cures.
Soimuri Soimuri
Senin, 3 Mei 2021, 15:03 WIB
saya pekerja buruh boleh pak saya ngutang lagi kur hitung2 untuk modal dagan atau buka tambal ban cairkan saja atau tarek ke pusat saja pak
Kang Dorna
Senin, 3 Mei 2021, 10:40 WIB
tarik lg aja pak uangnya yg di simpan pemda..mentri aja yg turun langsung mengantikan pemda
Eni Kusrini
Senin, 3 Mei 2021, 08:02 WIB
pinginnya ada petugas dari pusat yang tinggal di daerah mengawasi dana dana itu untuk di belanjakan.... daerah saya supaya maju dan nggak kere kere banget..... jalan saja penuh lobang sampai klu hujan kayak kolam ikan... kasihanilah masyarakat di daerah saya...
Haruku Mosanny
Senin, 3 Mei 2021, 07:04 WIB
ga jelas itu pa wid..kecenderungan partainisme daripada sejatinya seorang pemimpin yaitu presiden, masa bingung klo apbn tdk harus habis, skrg lain lg dia bilang..gmn sich, puyeng..vaccinesnya aja blom selese2 tuh.
ibnu rosyid
Senin, 3 Mei 2021, 06:42 WIB
bawahan sesuai atasan,lemot
1-10 dari 27 komentar
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19