Kubu Moeldoko: Ada yang Dorong-Dorong SBY Daftar Merek Partai Demokrat
Max Sopacua curiga Syarief Hasan yang mendorong-dorong SBY daftarkan merek Partai Demokrat.
Kembali ke artikel...
Jon Jova
Senin, 12 April 2021, 09:55 WIB
yg mendorong tuh elu max sama konco, bisanya curiga aja.
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Arif Junaedi
Minggu, 11 April 2021, 22:49 WIB
ada situasi dimana orang yang katanya pintar, atau merasa pintar dan terhormat ternyata hanya diperbudak nafsu angkara murka akibat dendam. hukum dan kehormatan diabaikan, dan lupa bahwa sikap dan perbuatanya diketahui masyarakat. apa orang2 itu tak sadar akibat dari perbuatanya akan menenggelamkany
Nuryanto Atmo Prawiro
Minggu, 11 April 2021, 21:42 WIB
santai sj max ga usah ketakutan begitu
Muarif SAM FITK
Minggu, 11 April 2021, 21:42 WIB
koq heboh sendiri mak sopak tua? salahnya di mana?
Nuryanto Atmo Prawiro
Minggu, 11 April 2021, 21:41 WIB
biar aman max supaya ga diaku2, dirampas orangyg ga jelas.
Yasmin Sukaboba
Minggu, 11 April 2021, 21:15 WIB
emang salah di daftarin hki . . good job sby . .dukung terus top leader ahy
najemi najemi
Minggu, 11 April 2021, 21:10 WIB
hahaaa ada yang ketakutan padahal sby tidak mengganggu dia tapi justru dia yang terus mengganggu sby.
najemi najemi
Minggu, 11 April 2021, 21:08 WIB
haahaa ada yang ketakutan padahal tidak mengganggu dia. dia yang terus mengganggu sby.
1-8 dari 8 komentar
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:51
PRESIDEN BARCELONA JOAN LAPORTA: LIONEL MESSI DIPASTIKAN BERTAHAN DI BARCELONA MUSIM DEPAN    TAJ MAHAL INDIA KEMBALI DIBUKA DENGAN PENERAPAN PROKES KETAT, PENGUNJUNG DIBATASI HANYA 650 ORANG   HASIL UJI COBA FASE AKHIR VAKSIN COVID-19 BUATAN BIOTEKNOLOGI JERMAN, CUREVAC, HANYA EFEKTIF 47%   QATAR IZINKAN 80% PEGAWAI SEKTOR PUBLIK DAN SWASTA KEMBALI BEKERJA DI KANTOR MULAI 18 JUNI 2021   JUMLAH PASIEN POSITIF COVID-19 DARI KLASTER COPA AMERICA 2021 MENCAPAI 52 ORANG   AS KEMBALI MEMBELI LEBIH DARI 200 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19 BUATAN MODERNA   BPBD MALUKU TENGAH: 7.227 WARGA MENGUNGSI AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1   GUBERNUR JABAR AKAN TAMBAH KAPASITAS TEMPAT TIDUR DI RS HINGGA 40% JIKA PENYEBARAN COVID-19 MAKIN MEMBURUK   KOTA BOGOR KEMBALI BERLAKUKAN SISTEM GANJIL-GENAP AKHIR PEKAN INI GUNA TEKAN LAJU PENYEBARAN COVID-19   KADIN INDONESIA PASTIKAN TENAGA KERJA ASING BISA MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19 GOTONG ROYONG   KEMENKOMINFO: TENGGAT PELUNASAN TUNGGAKAN BHP FREKUENSI PT SAMPOERNA TELEKOMUNIKASI INDONESIA HINGGA 31 JULI 2021   TOTAL TUNGGAKAN BHP FREKUENSI PT SAMPOERNA TELEKOMUNIKASI INDONESIA PER 1 JUNI 2021 SEBESAR RP 442 M   PEMERINTAH TUNGGU PT SAMPOERNA TELEKOMUNIKASI INDONESIA LUNASI TUNGGAKAN TAGIHAN BHP FREKUENSI RADIO   MENDIKBUD-RISTEK NADIEM MAKARIM: PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS STOP JIKA ADA PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO