Tertinggal Jauh di Set 1, Owi / Butet Menangkan French Open
Owi / Butet alias Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir mengalahkan pasangan Tiongkok Zheng Siwei / Chen Qingchen.
Kembali ke artikel...
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
1-0 dari 0 komentar
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:09
GUBERNUR SUMSEL HERMAN DERU DUKUNG PELAKSANAAN NORMALISASI KENDARAAN MENUJU "ZERO OVER DIMENSION OVERLOAD" 2023   POLDA SUMATERA BARAT BENTUK TIM UNTUK TELUSURI DUGAAN PENYIMPANGAN ANGGARAN PENANGANAN COVID-19 RP 150 MILIAR   POLRI: APLIKASI E-DUMAS PERMUDAH MASYARAKAT UNTUK MENGADUKAN PERIHAL KINERJA POLISI   POLRI BUAT APLIKASI PENGADUAN MASYARAKAT PRESISI (E-DUMAS) UNTUK MUNGKINKAN MASYARAKAT BUAT LAPORAN SECARA DARING   MENKOP DAN UKM MINTA LAMPUNG JADI MODEL PERCONTOHAN KOPERASI KEMITRAAN DALAM MENDUKUNG PEREKONOMIAN RAKYAT   CEGAH KARHUTLA, POLDA ACEH IMBAU MASYARAKAT TIDAK BUKA LAHAN DENGAN CARA MEMBAKAR   KETUM YAYASAN KANKER INDONESIA: KUNCI TURUNKAN KANKER BUKAN PENGOBATAN CANGGIH TAPI DETEKSI DINI   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO: VAKSINASI COVID-19 LANGKAH KOLOSAL PULIHKAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF   POLRI SIAP DUKUNG KEBIJAKAN MENTERI KP SOAL PELARANGAN EKSPOR BENIH LOBSTER   MENTERI KP: BANTUAN GUDANG BEKU KEPADA SEJUMLAH UMKM PENGOLAHAN IKAN UNTUK TANGGULANGI DAMPAK PANDEMI COVID-19   MENTERI PPPA BINTANG PUSPAYOGA SEBUT PANDEMI COVID-19 BERDAMPAK BESAR BAGI PEREMPUAN   MENKO MARVES YAKIN TARGET PEMERINTAH CAPAI KEKEBALAN KELOMPOK TERHADAP COVID-19 BISA TERCAPAI   PRESIDEN JOKOWI: KUNCI PEMULIHAN EKONOMI YAKNI KEMAMPUAN MENGATASI PANDEMI COVID-19   GUBERNUR JATIM: PROGRAM "ONE PESANTREN ONE PRODUCT" PERKUAT EKONOMI JAWA TIMUR