Kompas TV regional berita daerah

Darurat Kekerasan Terhadap Anak, Sukabumi Masuk Zona Merah

Kamis, 6 Agustus 2020 | 13:52 WIB

SUKABUMI. KOMPAS.TV, - Belum lupa dari ingatan warga Sukabumi kasus yang sempat menyita perhatian nasional 5 tahun lalu dimana 112 anak menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual oleh emon yang kerap di cap sebagai predator anak di Sukabumi komisi nasional perlindungan anak kembali menyoroti kasus yang seolah mengulang sejarah gelap kekerasan terhadap anak.

Di pertengahan tahun 2020 ini aksi bejat serupa kembali terjadi menimpa anak- anak di kalapanunggal Sukabumi

Seorang guru les musik berinisial F-C-R melakukan kekerasan seksual kepada lebih dari 30 korban anak-anak.

Selain itu  kekerasan seperti persetubuhan sedarah dan kekerasan dalam bentuk lain juga banyak di jumpai di sukabumi.

Data nasional menunjukan di masa covid-19 dari maret sampai juni 2020 komnas perlindungan anak mengutip data dari kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, ada sekitar 3.700-an lebih korban kekerasan dan dalam kurun waktu yang sama angka kekerasan seksual juga tinggi sebesar 809 kasus atau 52 persen didominasi oleh kejahatan seksual.

Dari urutan-urutan yang terjadi yang viral sekarang ini sukabumi masuk kedalam jumlah tersebut.

Peran orang tua dalam menjaga dan memperlakukan anaknya dengan benar sangat dibutuhkan agar kasus- kasus serupa tidak lagi terjadi di Sukabumi.

Untuk lebih tahu berita ter-update seputar Jawa Barat, bisa klink link di bawah .

 IG : https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube : https://www.youtube.com/c/kompastvjaw...

Twitter : https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook : https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

Editor : KompasTV Bandung



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:41
PANDEMI KORONA, PEMKAB PROBOLINGGO WAJIBKAN PABRIK SEDIAKAN RUMAH SEHAT   KPU USUL PERPPU BARU PILKADA ATUR KONSER KAMPANYE SECARA DARING   KEMENHUB SEBUT SANKSI BAGI PESEPEDA YANG LANGGAR ATURAN AKAN DITENTUKAN PEMDA   PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   PEMKAB GARUT SIAPKAN PEMAKAMAN UMUM DI KAMPUNG SANTIONG UNTUK JENAZAH PASIEN POSITIF COVID-19   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   KOMISI X DPR: SEJARAH HARUS TETAP JADI MATA PELAJARAN WAJIB BAGI SISWA DI SEKOLAH   BKKBN APRESIASI PROGRAM INOVASI POSYANDU KELUARGA YANG DIMILIKI PEMPROV NUSA TENGGARA BARAT   PANDEMI KORONA, GUBERNUR JATIM SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG    TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI, PEMKAB MALANG, JATIM, DORONG INOVASI DI SEKTOR PERTANIAN   2 PEDAGANG POSITIF COVID-19, PEMKAB TEGAL TUTUP SEMENTARA PASAR TRAYEMAN SLAWI SELAMA 3 HARI    PILKADA 2020, KETUA DPR MINTA KPU DAN BAWASLU SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 SECARA RINCI DAN MASIF   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL