Kompas TV regional berita daerah

Percepat Pembangunan Infrastruktur, Pemprov NTT Ajukan Pinjaman Dana Lunak

Rabu, 5 Agustus 2020 | 19:43 WIB

KUPANG, KOMPAS.TV - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, Rabu sore tadi, menandatangani perjanjian pinjaman daerah antara Pemerintah  Nusa Tenggara Timur dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero, yang berlangsung secara virtual, di aula lantai 2 Kantor Gubernur NTT.

Penandatanganan perjanjian itu sebagai tanda dimulainya Pemerintah Nusa Tenggara Timur meminjam dana lunak dari perusahaan peminjam keuangan milik Pemerintah Pusat, yang berada di bawah naungan Kementrian Keuangan.

Total dana yang dipinjam Pemerintah Provinsi NTT untuk pertama kali ini senilai Rp189,7 miliar guna membiayai pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 189 kilometer di pulau Timor, Flores, Sumba, dan Alor.

Gubernur NTT menyatakan, pinjaman lunak yang akan dikembalikan Pemerintah NTT dalam jangka waktu tiga  tahun ke depan tersebut guna mempercepat pembangunan infrastruktur, agar akses menuju destinasi wisata bisa lebih terjangkau sehingga geliat ekonomi masyarakat pun semakin maju.

"Selama ini ada jalan yang sangat buruk dan sulit dijangkau, padahal ada destinasi wisata menarik di wilayah itu. Karena itu, melalui pinjaman ini kita akan membuka akses jalan sehingga pariwisata sebagai lokomotif pembangunan semakin bergerak maju," ungkap Laiskodat dalam sambutannya.

Pemerintah Provinsi NTT juga berencana mengajukan pinjaman dana lunak melalui PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero) pada tahun anggaran 2021, guna pengembangan infrastruktur lainnya, sehingga dapat memacu potensi pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan di NTT.

#DanaLunak #PinjamanDaerah #PemprovNTT

Penulis : KompasTV Kupang


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:50
BMKG: BANJIR MANADO BUKAN TSUNAMI, TAPI WASPADAI POTENSI GELOMBANG TINGGI   TAMAN NASIONAL KOMODO TANGGUNG BIAYA PENGOBATAN ANAK BALITA YANG DIGIGIT KOMODO   BUPATI ACEH BARAT RAMLI MS SEBUT ADA SEJUMLAH KADES YANG DIDUGA KORUPSI DANA DESA HINGGA RP 15 MILIAR   MENTERI DESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR SIAPKAN ANGGARAN RP 89,4 MILIAR UNTUK MEMBANGUN DESA WISATA PADA TAHUN INI   DINKES KALBAR TEGASKAN TIDAK AKAN KELUARKAN SURAT IZIN PRAKTIK TENAGA KESEHATAN YANG MENOLAK VAKSIN COVID-19   SEMUA KABUPATEN DAN KOTA DI KALIMANTAN TIMUR BERSTATUS ZONA MERAH COVID-19, BALIKPAPAN JADI EPISENTRUM PENULARAN   SULTAN HB X BAKAL PERPANJANG PEMBATASAN SECARA TERBATAS KEGIATAN MASYARAKAT JIKA WARGA DIY ABAI PROTOKOL KESEHATAN   POSITIF COVID-19, 8 SANTRI PONPES PUTRI COLOMADU, KARANGANYAR, DIISOLASI DI ASRAMA HAJI DONOHUDAN   KEMENTERIAN BUMN BANTAH ADA "CHIP" DI DALAM VAKSIN COVID-19   PEMKOT BOGOR, JABAR, MULAI OPERASIKAN RS DARURAT DI GOR PAJAJARAN   PEMKOT BEKASI BERUPAYA TAMBAH RUANG ICU UNTUK PASIEN COVID-19 DI BEBERAPA RSUD TIPE D   TIM DVI POLRI TELAH MENYERAHKAN 23 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 KE PIHAK KELUARGA   TIM DVI POLRI: SUDAH 34 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 YANG TELAH TERIDENTIFIKASI   DUA POLISI TERLUKA SAAT MELERAI TAWURAN ANTARA ANGGOTA GENG DI MANGGARAI, JAKARTA