Kompas TV regional berita daerah

"Jogo Kerjo" Diharapkan Tekan Kasus Covid-19 Di Perkantoran

Selasa, 4 Agustus 2020 | 16:50 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Tingginya angka kasus positif Covid-19 dari klaster perkantoran di Indonesia, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta pihak kantor untuk membuat gugus tugas kecil di wilayah perkantoran dan adanya evaluasi jam kerja, shift dan penataan tempat kerja. Pemerintah juga perlu memberikan perhatian khusus terkait penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. Program “Jogo Kerjo“ perlu diterapkan dengan harapan penyebaran Covid-19 di area perkantoran bisa ditekan.

Perkantoran merupakan lokasi yang sangat rawan akan penyebaran Covid-19 karena adanya potensi terjadi kerumunan orang. Semisal ada salah satu karyawan yang positif Covid-19 dan tetap masuk kantor, serta sebagian besar karyawannya tidak melakukan jaga jarak, pakai masker dan mencuci tangan maka berpotensi besar menularkan ke karyawan lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengaku masif melakukan tes Covid-19. Dia menargetkan setidaknya dalam 1 hari sejumlah 5.000 warga Jawa Tengah melakukan test swab. Namun juga disesuaikan dengan kemampuan dari Pemerintah Daerah karena anggaran yang dibutuhkan untuk test swab sangat besar. Hingga saat ini, setidaknya sudah 138.500 orang di Jawa Tengah yang sudah di test swab.

#JogoKerjo #TestSwab #Covid-19

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : KompasTV Jateng


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:57
POLISI SELIDIKI UNSUR PIDANA IZIN 2 PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG   KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN MANTAN MENTERI KP EDHY PRABOWO 30 HARI   KASUS PROYEK JEMBATAN WATERFRONT CITY, KPK DALAMI DUGAAN KETERLIBATAN EKS BUPATI KAMPAR JEFRY NOER   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI DUGAAN PEMBERIAN UANG KE SEJUMLAH PIHAK DI KEMENSOS   KOMPOLNAS MINTA PUBLIK TAK SALAH TAFSIRKAN PAM SWAKARSA YANG INGIN DIHIDUPKAN LAGI OLEH KOMJEN LISTYO SIGIT   FORMULA E 2021 RESMI DITUNDA, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN JAMIN "COMMITMENT FEE" RP 560 MILIAR TAK HILANG   OMBUDSMAN: ADA POTENSI KENAIKAN PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DENGAN DIHAPUSNYA DENDA PROGRESIF   SATGAS COVID-19 MALUKU PASTIKAN FASILITAS KESEHATAN UNTUK PASIEN COVID-19 AMAN   KEMENKES: SEBANYAK 20.154 TENAGA KESEHATAN BELUM BISA DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KEMENDAGRI MINTA PEMDA DUKUNG VAKSINASI COVID-19 LEWAT ALOKASI ANGGARAN APBD   JUBIR VAKSINASI: TENAGA KESEHATAN YANG TERDAFTAR SEBAGAI PESERTA VAKSINASI COVID-19 TAK LAGI TERIMA SMS   WAGUB JATIM EMIL DARDAK: KASUS COVID-19 DI JAWA TIMUR MELONJAK 3 KALI LIPAT   PEMPROV DKI SIAPKAN LAHAN 1,2 HEKTAR DI SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, UNTUK PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL USUL DATA PENERIMA VAKSIN COVID-19 DIATUR PEMDA