Kompas TV regional berita daerah

Rem Blong, Tewaskan Sopir Bus

Senin, 3 Agustus 2020 | 23:10 WIB

WONOSOBO, KOMPAS.TV - Beginilah proses evakuasi sopir bus antar kota antar provinsi Sugeng Rahayu nopol W 7120 UZ, yang meninggal di lokasi kejadian di pertigaan Kertek, Kecamatan Kertek, Wonosobo, jumat malam (31/07/2020), yang diabadikan oleh warga.

 

Petugas gabungan yang terdiri dari Polres Wonosobo, basarnas, serta warga sekitar, mengalami kesulitan mengevakuasi sopir bus atas nama Sumardiyono warga Surabaya karena terjepit badan bus.

 

Menurut kapolres Wonosobo, AKBP Fannky Ani Sugiharto, dugaan sementara bus sugeng rahayu mengalami rem blong. Musibah rem blong mengakibatkan laju bus tidak terkendali dan bus menabrak dinding pengaman di pertigaan Kertek.

 

Sopir bus dengan jurusan Surabaya - Purwokerto meninggal di lokasi kejadian. 5 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan 1 diantaranya mengalami luka berat.

 

Kasus kecelakaan ini kini ditangani jajaran satuan lalu lintas polres Wonosobo.

 

#IdulAhda #Kurban

Editor : KompasTV Pekalongan



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:26
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020