Kompas TV klik360 cerita indonesia

Achmad Yurianto Sebut Klaim Hadi Pranoto Soal Obat Covid-19 Pembodohan

Senin, 3 Agustus 2020 | 10:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto bereaksi atas viralnya klaim obat Covid-19 oleh Hadi Pranoto.

Achmad Yurianto yang pernah menjadi Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, menganggap hal tersebut sebagai pembodohan.

"Tidak usah ngeyel, saya enggak akan menanggapi hal-hal tidak jelas seperti itu, ini sudah pembodohan namanya," kata Yuri, yang dikutip dari Kompas.com, Minggu (2/8/2020).

Baca Juga: Achmad Yurianto Soal Klaim Obat Covid-19 Hadi Pranoto: Buktinya Ada Gak? Ini Pembodohan!

Yuri menyebut bahwa dalam video bersama Anji itu, Hadi tidak menjelaskan bagaimana kinerja obat herbal yang diklaim ampuh untuk Covid-19 tersebut.

"Apa dia pernah mengatakan herbalnya ada di mana? Kan enggak pernah. Coba cermati baik-baik videonya, apa dia ngomong nyarinya di mana herbalnya, kan enggak juga," ujar Yuri.

Tak hanya meragukan obat herbal tersebut, Yuri juga mempertanyakan gelar professor Hadi Pranoto seperti yang disebutkan Anji di dalam videonya.

"Sekarang dia ada di mana dan profesor dari mana? Coba cari jurnalnya di Google, ada enggak nama dia," lanjut Yuri.

Baca Juga: Ini Reaksi Anji Soal Videonya Bersama Hadi Pranoto Dihapus Youtube

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan tidak akan menanggapi lebih jauh klaim tersebut. Yuri menyebut kalau Kemenkes capek bila hanya mengurusi hal-hal tidak penting tersebut. Ia pun meminta Hadi untuk datang kepada pemerintah jika memang benar-benar telah menemukan obat untuk Covid-19.

"Kalau memang dia menemukan, suruh datang ke pemerintah dan suruh menunjukkan buktinya," papar Yuri.

Editor : Laura Elvina



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Anggota Polisi Positif Covid-19

Kamis, 24 September 2020 | 13:18 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:23
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH: 9 DESA DI ACEH BARAT DAYA TERDAMPAK BANJIR DAN LONGSOR    BNPB MINTA DAERAH PERSIAPKAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI   BAWASLU SEBUT PENGUNDIAN NOMOR URUT PASLON PILKADA TAK AKAN DIGELAR JIKA MASSA MELEBIHI BATAS   KAPOLRES MIMIKA TEGASKAN TAK ADA PENGIRIMAN PASUKAN KE INTAN JAYA UNTUK PERKUAT PENGAMANAN WILAYAH   PANDEMI KORONA, KEJARI JAKARTA PUSAT OPTIMALKAN PELAYANAN VIA TEKNOLOGI INFORMASI   KOMISI X DPR SEPAKATI PAGU ANGGARAN KEMENPAREKRAF 2021 SEBESAR RP 4,9 TRILIUN   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEPOLISIAN RESOR MIMIKA LARANG WARGA BERKUMPUL   KPPU DUKUNG PENGUSUTAN DUGAAN PERSAINGAN TAK SEHAT IMPOR BAWANG PUTIH   DUKUNG PJJ DI MADRASAH, KEMENAG GANDENG 5 OPERATOR TELEKOMUNIKASI UNTUK BERIKAN INTERNET GRATIS   KEMENTERIAN KESEHATAN SIAPKAN PROTOKOL PENCEGAHAN COVID-19 DI PENGUNGSIAN   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DORONG PEMBERIAN INSENTIF UNTUK PETUGAS PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO APRESIASI KERJA KERAS PETUGAS PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   DITLANTAS POLDA METRO JAYA AJUKAN PENAMBAHAN 60 KAMERA ETLE KE PEMPROV DKI   ANTISIPASI BANJIR, WALI KOTA BEKASI INGATKAN STAFNYA TAK TERLAMBAT BUKA PINTU BENDUNGAN KALI BEKASI