Kompas TV regional berita daerah

Anggota DPRD Diduga Lakukan Penganiayaan Cabut Kuku, Ini Kata Kuasa Hukum

Jumat, 31 Juli 2020 | 21:16 WIB

LABUAN BATU SELATAN, KOMPAS.TV - Anggota DPRD Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara, memenuhi panggilan polisi.

Imam Firmadi diperiksa sebagai terlapor kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang warga.

Setelah tidak memenuhi panggilan pertama, Imam Firmadi akhirnya mendatangi satreskrim Polres Labuhan Batu pada Kamis siang kemarin.

Anggota DPRD Labuhan Batu Selatan dari Fraksi PDIP ini dilaporkan seorang warga bernama Muhammad Jefri Yono, karena melakukan penganiayaan hingga mencabut kuku korban.

Dalam pemeriksaan, Imam yang didampingi kuasa hukum dicecar 21 pertanyaan dari penyidik.

Dalam keterangan ke penyidik, Imam mengaku tidak pernah melakukan penganiayaan.

"Tidak pernah melakukan tindakan seperti yang disampaikan seperti beberapa media," ujar Prismadani, Kuasa Hukum Imam Firmadi.

Hingga saat ini, Imam Firmadi masih berstatus saksi.

Sebelumnya anggota DPRD Labuhan Batu Selatan dari Fraksi PDIP, Imam Firmadi, dilaporkan seorang warga bernama Muhammad Jefri Yono.

Jefri mengaku dianiaya dan dicabut kukunya oleh Imam dan teman-temannya karena masalah peminjaman sepeda motor pada akhir Juni lalu.

Editor : Reny Mardika



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:29
WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   MPR OPTIMISTIS PEMERINTAH MAMPU ATASI PANDEMI COVID-19 DAN KETERPURUKAN EKONOMI   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN PEMERINTAH BERKOMITMEN PERKUAT PERLINDUNGAN SOSIAL DAN KETAHANAN PANGAN   KEMENTERIAN KEUANGAN DUKUNG PROGRAM PERPUSTAKAAN NASIONAL BANGUN PERPUSTAKAAN DAERAH   ANGGOTA BALEG DPR HENDRAWAN SUPRATIKNO: "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA DIPERKIRAKAN RAMPUNG AKHIR SEPTEMBER   ANGGOTA BALEG DPR HENDRAWAN SUPRATIKNO: PEMBAHASAN RUU CIPTA KERJA SUDAH 75 PERSEN    KETUA DPR PUAN MAHARANI: DPR AKAN LANJUTKAN PEMBAHASAN "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA DENGAN CERMAT DAN TERBUKA   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA APBD 2021 DI BIDANG KESEHATAN FOKUS PADA PENANGANAN COVID-19   WEBINAR RISET PRAKTIS: SEBUAH PENGANTAR UNTUK KEPUTUSAN STRATEGIS. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN