Kompas TV nasional berita kompas tv

Ini Pesan dari NU dan MUI Terkait Idul Adha di Tengah Pandemi

Kamis, 30 Juli 2020 | 14:44 WIB

KOMPAS.TV - Idul Adha di tengah pandemi covid-19 saat ini, dirayakan dengan keterbatasan ruang gerak dan interaksi sosial.

Untuk itu di masa sulit ini MUI dan PBNU mengimbau untuk terus mengutamakan kesehatan dan mengajak seluruh umat Islam memaknai Idul Adha dengan menahan diri termasuk menahan diri untuk tidak mudik.

Menyambut perayaan Idul Adha, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, mengajak umat Islam untuk menjadikan idul adha di tengah pandemi covid-19, sebagai momentum memperbanyak amal ibadah, dengan berbagi dengan sesama.

Wapres Ma'ruf Amin juga meminta, umat islam dapat mengambil makna keteladanan nabi Ibrahim.

Mengantisipasi pandemi covid-19, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengimbau umat Islam tidak menyelenggarakan sholat idul adha di masjid ataupun lapangan di wilayah yang tingkat penularannya tinggi.  

Warga juga diminta tidak perlu beramai-ramai menyaksikan pemotongan hewan kurban, serta tidak mudik.

Imbauan serupa juga disampaikan pengurus besar nahdatul ulama.

PBNU mengimbau untuk mengutamakan kesehatan dan mengajak seluruh umat islam memaknai idul adha dengan menahan diri. Termasuk menahan diri untuk tidak mudik.

Makna Idul Adha, bagi umat muslim di antaranya untuk berbagi kepada sesama, pengorbanan dan keikhlasan. Untuk itu, menjadi pribadi yang berjiwa besar, sejalan dengan makna Idul Adha dan diperlukan agar masa sulit di saat pademi dapat dilalui.

Setiap umat Islam juga seharusnya saling memupuk rasa peduli dengan menjalankan protokol kesehatan. Berkorban dan menahan diri untuk tidak berkerumun juga bisa menjadi salah satu ikhtiar dalam memaknai Idul Adha, di tahun 2020.
 

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:08
BANGUN 23 TITIK SUPER WIFI DI LABUAN BAJO, MENKOMINFO JOHNNY G PLATE SEBUT JANGKAUANNYA MENCAPAI RADIUS 500 METER   JAKSA AKUI MASIH SELIDIKI BERKAS PERKARA KASUS DUGAAN SUAP PENGHAPUSAN “RED NOTICE” DJOKO TJANDRA   KEMNAKER OPTIMISTIS “OMNIBUS LAW” RUU CIPTA KERJA AKAN MENGHADIRKAN PERLINDUNGAN LEBIH BAGI PARA PEKERJA   KONFEDERASI PERSATUAN BURUH INDONESIA MINTA PRESIDEN JOKOWI MENGHENTIKAN PEMBAHASAN OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA   KOMISI X DPR SEBUT KLASTER PENDIDIKAN DITARIK DARI RUU CIPTA KERJA KARENA BANYAK PENOLAKAN DARI BERBAGAI PIHAK   BADAN ANGGARAN DPR SEPAKAT RAPBN 2021 DIBAWA KE SIDANG PARIPURNA   KEMENPAREKRAF SIAPKAN SEJUMLAH STRATEGI PENANGANAN COVID-19 DAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL DI SEKTOR PARIWISATA   KOMISIONER KPU IMBAU SEMUA PIHAK YANG TERLIBAT PILKADA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19   KAMPANYE PILKADA AKAN DIMULAI 26 SEPTEMBER 2020 DAN BERAKHIR PADA 5 DESEMBER 2020   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA: 208 TEMPAT USAHA DI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA KARENA LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN    PEMPROV DKI JAKARTA AKAN LIBATKAN 26 RUMAH SAKIT SWASTA MENJADI RUMAH SAKIT RUJUKAN PENANGGULANGAN COVID-19   MENTERI PPPA MINTA MASYARAKAT TETAP GUNAKAN MASKER DI RUMAH UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19 DI LINGKUNGAN KELUARGA   MENTERI PPPA SEBUT PIHAKNYA TENGAH MENYUSUN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 DI LINGKUP KELUARGA   MENTERI AIRLANGGA HARTARTO: PEMERINTAH TENGAH MERANCANG PERPRES & PETA JALAN TERKAIT DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19