Kompas TV nasional viral

Disindir Hotman, Jerinx Ajak Debat di Media Sosial

Rabu, 29 Juli 2020 | 21:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kecaman atas demo tolak tes rapid dan swab yang diikuti musisi Jerinx terus mengalir.

Kali ini kecaman datang dari pengacara Hotman Paris.

"Ini sangat membahayakan kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berpendidikan rendah seolah-olah corona itu bukan ancaman. Tolong bapak gubernur bapak Kapolda bawa orang ini ke kuburan orang-orang yang sudah meninggal akibat corona, tunjukkan betapa banyaknya yang sudah meninggal," ujar Hotman dalam unggahan video.

Hotman juga mengunggah surat edaran penutupan sementara gerai Christian Dior di Plaza Senayan, Jakarta, karena adanya kasus positif.

Ia pun menyindir jerinx.

"Agar oknum pemain musik di bali membaca ini! masih tidak percaya ada ancaman corona?" tulis Hotman Paris.

Ternyata unggahan Hotman memancing komentar Jerinx.

"Hai semua. saya Jrx musisi yang dimaksud bang Hotman di captionnya."

"Bang bang... i thought you are smart, sir! saya dan anda sama-sama berkulit gelap kan? nah. statemen dokter dari afrika ini memperkuat fakta jika kurikulum kedokteran global memang dirancang untuk menciptakan pola pikir yang sangat patuh terhadap "sistem", dan untuk selalu bermain aman."

"problemnya adalah kerangka sistem tersebut merupakan hasil kerjasama big pharma, politisi, institusi kesehatan & ilmuwan yang sangat rentan terhadapat konflik kepentingan,"

"yuk mention akun beliau! jika dalam waktu 2x24 jam gak ada tanggapan ya artinya blio emang takut aja kalah debat depan publik." tulis Jerinx.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:39
TARGETKAN 77,5 PERSEN PARTISIPASI PADA PILKADA 2020, KPU GANDENG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT   KPK PANGGIL SEMBILAN SAKSI DALAM KASUS KORUPSI STADION MANDALA KRIDA YOGYAKARTA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SELEKSI GURU PPPK DILAKUKAN BERDASARKAN KEBUTUHAN   MENKEU SRI MULYANI SEBUT TERUS JAGA APBN TETAP SEHAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19   WAPRES MINTA MENTERI BUMN CARI MODEL BISNIS YANG BISA MENGEMBANGKAN BANK WAKAF MIKRO   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: INDUSTRI MANUFAKTUR RI MASIH DALAM KESIAPAN AWAL MENUJU PENERAPAN INDUSTRI 4.0   MENAKER IDA FAUZIYAH: PANDEMI COVID-19 CIPTAKAN TATANAN DUNIA KERJA BARU   PHRI: DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DAPAT PULIHKAN PARIWISATA DAERAH   WAKIL KETUA KOMISI IX: PENGURANGAN LIBUR AKHIR TAHUN UNTUK CEGAH KERUMUNAN   SERIKAT PETANI INDONESIA AJUKAN PERMOHONAN UJI MATERI UU CIPTA KERJA KE MK   PEMKAB BANYUMAS BENTUK TIM "TASK FORCE" UNTUK BUBARKAN KERUMUNAN YANG BERPOTENSI JADI KLASTER COVID-19   SEKOLAH TATAP MUKA SAAT PANDEMI, KADISDIK KALBAR SUGENG HARIADI: ORANGTUA BERHAK TAK IZINKAN ANAKNYA MASUK SEKOLAH   KEPALA DISDIKPORA KARAWANG ASEP JUNAEDI SEBUT SEKOLAH DI KARAWANG SIAP BERLAKUKAN BELAJAR TATAP MUKA   BPOM BANTU TINGKATKAN KAPASITAS REGULATOR PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN PALESTINA