Kompas TV nasional berita kompas tv

Lagi, Kantor DPC PDIP Bogor Dilempar Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal

Rabu, 29 Juli 2020 | 20:41 WIB

KOMPAS.TV - Kantor PDI Perjuangan di Kawasan Megamendung Kabupaten Bogor kembali dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.

Diduga ada 3 bom molotov yang dilemparkan pelaku ke kantor cabang pdi perjuangan.

Bom dilemparkan di bagian pintu masuk kantor.

Akibat bom molotov, bagian belakang sebuah mobil yang terparkir terdapat bekas asap hitam.

Saat ini, polisi masih menyelidiki siapa pelaku penyerangan di Kantor PDI Perjuangan.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga: Pelempar Bom Molotov Kantor PDIP Bogor Tak Terekam CCTV

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga menjelaskan, polisi sudah melakukan penyelidikan.

"Di TKP ditemukan pecahan bom molotov, itu pecah dan menghanguskan tapi tidak memberi dampak kebakaran pada rumah. Masih dalam penyelidikan Polres Bogor," ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain itu melalui wawancara Sapa Indonesia Malam (28/07/2020), Kombes Saptono menyebut pelaku pelempar bom molotov tak terekam CCTV.

Terkait kejadian ini, PDI Perjuangan meminta para kader tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada penyelidikan polisi.

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:49
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP