Kompas TV nasional kriminal

Sekjen PDIP: Mereka yang Mengganggu Ketentraman Masyarakat Harus Ditindak, Hukum Jangan Kalah

Rabu, 29 Juli 2020 | 19:15 WIB
sekjen-pdip-mereka-yang-mengganggu-ketentraman-masyarakat-harus-ditindak-hukum-jangan-kalah
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP), Hasto Kristiyanto saat di acara Rakernas PDIP di Kemayoran, Jakarta, Minggu (12/1/2020) (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengecam keras aksi pelemparan bom molotov di sekretariat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Megamendung dan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, PDI Perjuangan menentang berbagai bentuk teror. Pelemparan bom molotov adalah tindakan pengecut dan memiliki motif ideologis.

“PDI Perjuangan partai grass roots, tidak kenal mundur dan takut,” tegasnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2020).

Baca Juga: Hasto Kecam Teror Bom di Kantor PDIP: Partai Grass Roots Tak Kenal Mundur dan Takut

Hasto menuturkan bahwa keteguhan sikap partai dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara telah teruji.

PDIP, lanjut dia, memiliki akar sejarah kuat dengan PNI yang telah berjuang jauh sebelum republik ini berdiri. Partai juga selalu menjawab tantangan sejarah dan merumuskan jawaban sesuai amanat penderitaan rakyat.

Hasto juga menginstruksikan seluruh simpatisan, anggota, dan kader Partai untuk tetap tenang, terus rapatkan barisan dan memegang teguh nilai Satyam Eva Jayate, bahwa kebenaranlah yang akan menang.

Editor : fadhilah

1
2
3



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Tim Gabungan Razia Masker

Minggu, 20 September 2020 | 12:39 WIB
Games

Cara Main Game Among Us yang Lagi Populer

Minggu, 20 September 2020 | 12:29 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:47
WEBINAR NARASI BRAND BERSAMA TARRENCE PALAR DAN HANDOKO HENDROYONO. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID!   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL   DITPOLAIRUD POLDA PAPUA TERJUNKAN PERSONEL UNTUK JADI TENAGA PENGAJAR BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH DI PULAU KOSONG   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MINTA PEMERINTAH SEGERA TETAPKAN STANDAR HARGA TES PCR DI BERBAGAI RUMAH SAKIT   KEMENDAG AMERIKA SERIKAT TUNDA LARANGAN PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK HINGGA 27 SEPTEMBER 2020   PEMKOT PEKANBARU, RIAU, TAMBAH 200 TENAGA KESEHATAN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN COVID-19   KANTOR WALI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT DITUTUP TIGA HARI KE DEPAN SETELAH LIMA PEGAWAI POSITIF COVID-19   KEMLU SEBUT KASUS BARU WNI DI LUAR NEGERI YANG TERKONFIRMASI COVID-19 BERASAL DARI KUWAIT   KEMLU MENCATAT KASUS WNI TERKONFIRMASI COVID-19 DI LUAR NEGERI BERTAMBAH MENJADI 1.422 KASUS   MENKO PMK MINTA PEMDA MEMILIKI INISIATIF JIKA FASILITAS UNTUK PENANGANAN COVID-19 DARI PUSAT BELUM TURUN   MANTAN PM KANADA JOHN TURNER TUTUP USIA   KUASA HUKUM JOHN KEI SEBUT PENAHANAN KLIENNYA DIPERPANJANG HINGGA 19 OKTOBER 2020   KEMENKES IRAN MENCATAT ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 MENCAPAI 24.000 KASUS   POLRES BOGOR, JAWA BARAT: WISATAWAN KE PUNCAK TURUN 80 PERSEN, PENGARUH PSBB JAKARTA