Kompas TV nasional berita kompas tv

Kantor PAC PDIP Diduga Dilempari 3 Bom Molotov, Polda Selidiki Pelaku dan Motifnya

Rabu, 29 Juli 2020 | 13:16 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV - Dari kasus pelemparan bom molotov di kantor PAC PDI Perjuangan Megamendung Bogor, Polda Jawa Barat, masih terus menyelidiki siapa pelaku dan apa motifnya.

Diduga ada tiga molotov yang dilemparkan pelaku ke kantor cabang PDI Perjuangan.

Kantor PDI Perjuangan di kawasan Megamendung Kabupaten Bogor dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.

Diduga, ada tiga molotov yang dilemparkan pelaku ke kantor cabang PDI Perjuangan.

Bom dilemparkan di bagian pintu masuk kantor. Akibat bom molotov, bagian belakang sebuah mobil yang terparkir terdapat bekas asap hitam. Setelah mendapat laporan, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga, menyatakan terdapat tiga molotov yang dilempar ke bagian dinding tembok dan garasi rumah. Namun molotov tidak mengenai bahan yang mudah terbakar.

Hingga kini, kepolisian sudah melakukan olah tkp dan penyidikan untuk mengetahui siapa pelaku, dan apa motif pelemparan bom molotov ini.

Baca Juga: Pelempar Bom Molotov Kantor PDIP Bogor Tak Terekam CCTV

 

Editor : Fransiska Wijayanti



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:53
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP