Kompas TV regional wawancara

Miris! Suami di Penjara, Ibu Tega Jual Bayi Hasil Hubungan Gelap Senilai Rp 3 Juta

Selasa, 28 Juli 2020 | 23:00 WIB

PADANG, KOMPAS.TV - Sebuah kisah ironis terjadi di Sumatera Barat.

Seorang ibu di Kota Padang, Sumatera Barat, diduga tega  menjual bayinya seharga Rp 3 juta.

Polisi kini mendalami unsur pidana dari perbuatan pelaku.

Perempuan berusia 25 tahun ini sempat diperiksa di Polsek Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat.

Kepada polisi pelaku mengaku menjual anak kandungnya karena motif ekonomi.

Pelaku berinisiatif memberikan anak yang baru dilahirkannya kepada orang lain untuk diadopsi.

Menurut penjelasan Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, uang Rp 1 juta digunakan untuk biaya persalinan, sementara sisanya yakni Rp 2 juta, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. 

Diketahui suami dari pelaku tersebut berada di penjara sejak 2015, sehingga berdasarkan penjelasan polisi bahwa anak tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasih pelaku yang diketahui tidak memiliki pekerjaan.

Kasus ini kini ditangani Polresta Padang.

Lebih lengkap terkait kasus ibu kandung yang diduga nekat menjual bayi yang baru dilahirkanya, Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda.

Penulis : Reny Mardika





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:13
PENDAFTARAN NEW YORK MARATHON 2021 DIMULAI PADA 8 JUNI DENGAN MAKSIMAL 33.000 PESERTA   SRI SULTAN HB X: LAGU KEBANGSAAN "INDONESIA RAYA" HARUS DIPERDENGARKAN SETIAP PUKUL 10.00 WIB   SRI SULTAN HB X TERBITKAN EDARAN WAJIB KUMANDANGKAN LAGU KEBANGSAAN “INDONESIA RAYA” DI RUANG PUBLIK SETIAP HARI   KARO HUMAS KEMNAKER SEBUT PERMOHONAN PENGGUNAAN TKA MASIH DIHENTIKAN SEMENTARA   DITJEN PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO SEBUT PEMERINTAH BERENCANA MENARIK UTANG RP 323,4 T PADA KUARTAL II-2021   DIRUT PERUM BULOG BUDI WASESO SEBUT BULOG PUNYA UTANG RP 14 T KEPADA BANK BUMN UNTUK CADANGAN BERAS PEMERINTAH   SEJUMLAH PERUSAHAAN DI JATIM MENCICIL THR AGAR KARYAWAN TIDAK MUDIK SESUAI INSTRUKSI PEMERINTAH   POLRES KLATEN, JATENG, TETAPKAN 5 TERSANGKA ATAS PERISTIWA MELEDAKNYA PETASAN YANG DIBAWA MENGGUNAKAN BALON UDARA   SEMUA TEMPAT WISATA DI KARAWANG DITUTUP SEMENTARA HINGGA 30 MEI 2021 GUNA CEGAH PENULARAN COVID-19   BARESKRIM POLRI MASIH PERBAIKI BERKAS PERKARA "UNLAWFULL KILLING" TERHADAP 4 ANGGOTA LASKAR FPI   OPERASIONAL MRT JAKARTA KEMBALI NORMAL SETELAH PERIODE LIBUR LEBARAN 12-16 MEI 2021   PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) SKALA MIKRO DI DKI JAKARTA DIPERPANJANG HINGGA 31 MEI 2021   PRESIDEN JOKOWI MINTA PEMDA TEKAN KETERISIAN RS RUJUKAN COVID-19 HINGGA DI BAWAH 50%   PRESIDEN JOKOWI: 15 PROVINSI MENGALAMI KENAIKAN KASUS AKTIF COVID-19