Kompas TV regional wawancara

Pelempar Bom Molotov Kantor PDIP Bogor Tak Terekam CCTV

Selasa, 28 Juli 2020 | 22:50 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV - Kantor Sekretariat PAC PDI Perjuangan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang dilempar bom molotov menempati rumah Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Rosenfield Panjaitan.

Rosenfield mengatakan terdapat tiga bom molotov yang dilempar tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti.

Rosenfield enggan menyimpulkan kejadian ini terkait dengan pengancaman.

"Kalau saya mengatakan mengancam, waduh saya rasa saya tidak ada pikiran ke sana ya. Karena saya rasa saya selalu sendiri kalau ke mana. Kami tidak melihat orang yang mencurigakan," ujarnya.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga menjelaskan, polisi sudah melakukan penyelidikan.

"Di TKP ditemukan pecahan bom molotov, itu pecah dan menghanguskan tapi tidak memberi dampak kebakaran pada rumah. Masih dalam penyelidikan Polres Bogor," ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain itu melalui wawancara Sapa Indonesia Malam (28/07/2020), Kombes Saptono menyebut pelaku pelempar bom molotov tak terekam CCTV.

Terkait kejadian ini, PDI Perjuangan meminta para kader tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada penyelidikan polisi.

Seperti apa hasil temuan polisi sejauh ini?

Lebih lengkap, simak dialog bersama dengan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:17
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP